Connect with us

Berita Terbaru

Lulus Tes PPPK 2019 Lalu, Ratusan Honorer K2 di Pandeglang Disarankan Ikut Tes Ulang, Ini Penyebabnya

Published

on

Ratusan Honorer yang Lulus Tes PPPK tahun 2019 Diminta Daftar Ulang (BantenHits.com/Samsul Fatoni)

Pandeglang – Honorer kategori dua (K2) yang lulus tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Pasinggrade tahun 2019 lalu, diintruksikan untuk mengikuti tes PPPK kembali tahun 2021 oleh BKD Pandeglang, lantaran data Guru Tenaga Honore K2 (THK2) itu hilang.

Ketua Forum Honorer K2 PG Pandeglan, Bayi Munawar mengungkapkan, bahwa pihaknya merasa dirugikan oleh pemerintah dua kali. Karena semua peserta tes PPPK tahun 2019 lalu yang dinyatakan lulus tidak di mendapatkan SK. Tapi diintruksikan untuk mengikuti tes PPPK lagi tahun 2021 ini.

“Kami ikut tes PPPK 2019 dan dinyatakan lulus, tapi tidak di SK kan. Sekarang ini kami didorong untuk ikut tes lagi, eh malah data Guru Tenaga Honore K2 (THK2) hilang, sehingga kami tidak mendapatkan afirmasi,” ungkapnya kepada wartawan, Minggu 19 September 2021.

BACA :  Warga Desak Pemkab Serang Tutup PT Taat Indah Bersinar

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, jumlah yang lulus pasinggrade di Kabupaten Pandeglang pada 2019 lalu sebanyak 621 orang, mulai dari tenaga Guru, tenaga pertanian dan kesehatan.

Dari jumlah sebanyak itu, yang sudah mendapatkan Surat Keputusan Pengangkatan Aparatur Negeri Sipil (SK ASN) baru 80 orang.

Jumlah yang sudah mendapatkan SK terdiri dari tenaga guru sebanyak 35 orang, tenaga pertanian 35 orang dan tenaga kesehatan10 orang. 

Adapun jumlah yang tersisa sejumlah 541 orang, terdiri dari tenaga guru sebanyak 494 orang, tenaga pertanian 27 orang, dan tenaga kesehatan sebanyak 20 orang.

Diakuinya, jika para honorer K2 PG Pandeglang ini ikut pada seleksi CPNS tahun ini, maka pihaknya sangat dirugikan. Karena, perjuangan para Honorer K2 sudah tidak bisa lagi dihitung oleh jari.

BACA :  Sampah Kota Tangsel Meningkat 100 Persen

“Jika kami mendaftar formasi umum, maka ini sangat merugikan kami para honorer yang sudah lulus tes dan lulus pasinggrade tahun 2019,” katanya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengatakan, memang sejak awal juga sudah disampaikan, karena kemampuan daerah hanya mampu mengcover sebanyak 80 pegawai. Sementara, untuk sebagian besarnya pegawai yang lain harus ditanggulangi dengan anggaran apa.

“Itu yang pasinggrade 621. Sementara Pemda Pandeglang hanya mampu mengcover sebanyak 80 saja. Makanya disarankan untuk ikut seleksi lagi ditahun ini,” imbuhnya.

Dijelaskannya, sebelumnya juga mereka (honorer k2) dulu ikut ke Menpar RB. Karena pihaknya ingin membantu dalam memperjuangan para tenaga honorer K2 di Pandeglang. Memang lanjut Fahmi, mereka berharap tidak mesti ikut testing lagi, karena dulu sudah lulus. Tapi mereka kan belum mendapatlan SK, maka disarankan untuk ikut tes lagi tahun ini.

BACA :  43 Pasien OTG Covid-19 di Tangerang Nginep di Hotel Bintang Tiga; Semua Kebutuhan Terjamin

“Kami berupaya membantu mereka, karena dulu kemampuan Pemda hanya bisa mengcover 80 orang saja. Maka sambil proses dan kami meminta kebijakam kepada pemerintah pusat, maka disarankan ikut tes lagi,” jelasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler