Connect with us

Berita Terbaru

Kapolri Ungkap Penyebab Melandainya Kasus Covid-19 di Indonesia; Ada Faktor 3T, Apa Itu?

Published

on

Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo Saat Meninjau Serbuan Vaksinasi dan Bakti Sosial Oleh Alumni Akabri 1998 di Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang. (Bantenhits/Rikhi Ferdian)

Tangerang- Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo menyebutkan bahwa kasus harian penularan COVID-19 di Tanah Air mengalami penurunan hingga menyentuh angka sekitar 1.900 kasus atau kurang lebih 11 persen. 

“Kini tren nasional sudah menurun sangat jauh, diantaranya kurang lebih 11 persen dan laju perkembangan kasus harian ada diangka kurang lebih 1.900. Jadi ini harus kita pertahankan,” kata Kapolri usai meninjau vaksinasi di Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa 21 September 2021. 

BACA :  Baru 21 Pejabat di Pandeglang yang Lapor Harta Kekayaan Secara Online

Ia mengatakan, pernurunan angka tersebut merupakan hal yang positif bagi situasi dan kondisi pandemi saat ini. Mengingat jika pada pertengahan bulan Juli 2021 lalu Indonesia berada dalam keadaan terpuruk. 

“Pertengahan Juli waktu lalu, dimana kita pernah mencatat angka positif harian 56 ribu dan BOR RS sampai 90 persen. Tetapi saat ini membaik berkat kerjakeras dari seluruh stakeholder TNI/Polri, tenaga kesehatan dan seluruh pemerintah daerah serta masyarakat,” katanya. 

Menurut dia, terjadinya penurunan kasus saat ini, disebabkan oleh proses 3T yaitu, Tracing, Testing dan Treatment dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta percepatan akselerasi vaksinasi di seluruh daerah. 

“Kita harapkan dengan adanya tiga strategi ini dapat mengendalikan laju pertumbuhan COVID-19. Sehingga pertumbuhan ekonomi bisa kembali normal,” ujarnya. 

BACA :  Parkir Pasar Pandeglang Semrawut, bikin Macet Jalan Utama

Untuk mempertahankan penurunan itu, Kapolri menambahkan diperlukannya komitmen dan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat agar tetap mampu secara konsisten menahan laju penyebaran virus corona. 

“Jadi itu bisa kita pertahankan oleh semua pihak dengan tetap waspada, tidak euforia dengan adanya penurunan ini. Kita tetap harus menjaga protokol kesehatan dan tentunya kami mengajak masyarakat yang belum di vaksin harus segera di vaksinasi,” ungkapnya. 

Selain itu, Kapolri juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan vaksinasi dan bakti sosial (baksos) Nusantra yang diselenggarakan Panguyuban Alumi AKBRI 1998 atau Nawahasta. 

Dimana, dalam kegiatan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Nawahasta dilaksanakan secara serentak di 34 provinsi se-Indonesia yang berlangsung mulai dari 14 sampai 21 September 2021.

BACA :  Delapan Tahun Ditiadakan, Warga Antusias Ikut Bendol Pamarayan Serang

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler