Melihat Cara Pemilihan Calon Kepala Desa di Kab. Tangerang; Ada Bilik Khusus

Date:

Simulasi Pemungutan Suara Pada Pilkades Serentak Tahun 2021 di Kabupaten Tangerang. (Bantenhits/Rikhi Ferdian)

Tangerang- Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar simulasi tahapan pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak di halaman kantor Kecamatan Legok, Senin 4 Oktober 2021.

Simulasi pencoblosan kepala desa di masa pandemi Covid-19 itu memperagakan pemungutan suara di TPS Desa Bojong Kamal, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.

Simulasi diawali dengan pengambilan kotak suara oleh petugas hingga tata cara bagaimana para pemilih memasuki TPS untuk mencoblos dengan standar protokol kesehatan yang ketat.

“Karena masih dalam wabah pandemi Covid-19 jadi sebelum pelaksanaan (pilkades serentak) kita simulasikan (pemungutan suara) dulu. Supaya prokesnya tetap dijaga dan dipatuhi,” Jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Rudi Maesyal kepada BantenHits.

Dikatakan Rudi, hasil simulasi tersebut nantinya akan dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena Kabupaten Tangerang merupakan daerah pertama di Banten yang menggelar pilkades serentak di masa pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan nantinya bisa menjadi contoh nasional juga. Setelah tren kasusnya (Corona) menurun Kabupaten Tangerang yang pertama menggelar pilkades,” Ujarnya.

Dari pantauan BantenHits, di depan pintu masuk TPS disiapkan sarana cuci tangan. Sebelum mencoblos, warga yang datang ke TPS juga diberikan sarung tangan serta dicek suhunya terlebih dahulu.

Sementara, di dalam TPS terdapat empat bilik suara satu diantaranya merupakan bilik khusus bagi pemilih yang pada saat dicek dengan alat thermogun suhu tubuhnya di atas 37 derajat.

Namun sebelum diperbolehkan mencoblos di bilik khusus, warga yang suhu tubuhnya di atas rata-rata tersebut akan dibawa dulu ke posko kesehatan untuk dilakukan swab antigen.

Mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 akan tetap diperbolehkan menggunakan hak suaranya. Tetapi, usai mencoblos petugas akan langsung membawanya ke tempat isolasi.

Untuk menghindari adanya kerumunan, usai mencoblos para pemilih juga diminta untuk langsung kembali ke rumahnya masing-masing.

Proses penghitungan suara hanya dilakukan oleh panitia dan saksi dari masing-masing calon kepala desa. Warga yang ingin menyaksikan, bisa melihatnya lewat siaran streaming melalui YouTube yang disiapkan oleh Diskominfo Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana mengatakan, dalam pelaksanaan pilkades serentak yang akan dihelat pada 10 Oktober 2021 nanti, pihaknya turut menyiapkan gerai vaksin khusus di TPS yang capaian vaksinasinya masih cukup rendah.

“Melalui simulasi ini kita mencoba menerapkan prokes dalam berbagai situasi dan kondisi sesuai Permendagri 72. Nanti kita juga akan siapkan gerai vaksin khusus di TPS atau desa yang capaian vaksinasinya masih sedikit,” Tukasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Terpopuler

Share post:

spot_img

Berita Lainnya
Related

Krisis Uyghur, Pemerintah Tiongkok Diduga Kuat Sembunyikan Kebenaran dan Mempersulit Pemantauan Internasional

Berita Banten - Pemerintah Tiongkok diduga kuat menyembunyikan kebenaran...

Yuk, Belanja di Pasar Raya Plaza Shinta! Semua Kebutuhan Harian Lengkap Tersedia

Berita Tangerang - Bagi Anda yang ingin bernostalgia dengan...

Interior Bagian Pintu Kijang Innova Dimodifikasi untuk Simpan 30 Kilogram Sabu dari Pekan Baru

Berita Cilegon - Interior bagian pintu Kijang Innova dimodifikasi...