Connect with us

Berita Utama

Takut Dimarahi, Inspektorat Pilih Bungkam soal Temuan BPK yang Dicueki Pemkab Pandeglang

Published

on

Audit OPD Pemprov Banten

Ilustrasi audit BPK: tribunnews.com

Pandeglang – Inspektorat Kabupaten Pandeglang, memilih bungkam soal temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang belum dituntaskan oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Data yang diterima BantenHits.com, BPK perwakilan Banten memberikan 260 rekomendasi dari 124 temuan pada tahun 2016 – 2020 untuk segera ditindaklanjuti.

Sayangnya, Pemerintah Kabupaten Pandeglang tidak menuntaskan semua rekomendasi. Yang dituntaskan baru 162 rekomendasi, 82 rekomendasi belum selesai dan 16 rekomendasi yang diberikan pada tahun 2019 – 2020 sama sekali tidak ditindaklanjuti.

Duka saya mah teuapal nu kitu – kitumah (Tidak tahu saya tidak hapal soal itu mah). Ke pak Inspektur langsung nukitu mah (kepada Inspektur langsung yang kayak gitu mah),” kata
Inspektur Pembantu I Inspektorat Pandeglang, Gunara, Selasa 5 Oktober 2021.

BACA :  Tipu Pasien, Dukun Palsu Ditangkap di Kresek Tangerang

Gunara mengaku, khawatir salah bicara lalu terkena marah oleh Inspektur Inspektorat Pandeglang.

Bisi saya salah ngomong deui, salah ngabeuritakeun deui ke urang nu dicarekan ku Inspektur (Takut saya salah ngomong dan salah memberitakan lagi, nanti saya yang diomelin oleh Inspektur),” kilahnya.

Sementara Sekretaris Inspektorat, Raden Yunce Dewi mengaku belum hapal terkait rekomendasi tersebut. Namun dia akan berkoodinasi dengan Kasubag Evaluasi dan Pelaporan.

“Yang 2016-2017 ya, Umi belum hapal betul, nanti ditanyakan ke bagian Evlap,” singkatnya.

Wartawan BantenHits.com, Samsul Fatoni sudah beberapa kali menghubungi Plt Inspektur Inspektorat Pandeglang, Iskandar untuk meminta keterangan terkait rekomendasi tersebut.

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler