Connect with us

Berita Terbaru

Motif Ekonomi Jadi Alasan Dua Sejoli di Tangerang Kompak Maling Motor, Diancam 7 Tahun Penjara

Published

on

Dua sejoli pelaku pencurian sepeda motor J (31) dan W (27) dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolsek Balajaraja, Rabu 6 Oktober 2021. (BantenHits.com/Rikhi)

Tangerang – Dua sejoli pelaku pencurian sepeda motor J (31) dan W (27) yang diringkus oleh unit Reskrim Polsek Balaraja di wilayah Kabupaten Serang, beberapa waktu lalu, dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolsek Balaraja, Rabu 6 Oktober 2021.

Dari keterangan polisi, J dan W merupakan sepasang kekasih yang telah berpacaran selama tiga bulan. Keduanya mengaku telah melakukan 4 kali pencurian sepeda motor di wilayah Panongan dan Balaraja, Kabupaten Tangerang, menggunakan kunci leter T.

“Dua sejoli ini berkomplot untuk melakukan kejahatan curanmor. Selama tiga bulan ini sudah 4 kali beraksi total ada 5 unit kendaraan roda dua yang kami sita,” Kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro kepada awak media

BACA :  Warga Nunggak Rp 700 Juta, PDAM Rangkasbitung Tagih Door to Door

Saat beraksi keduanya kompak berbagi peran, W yang merupakan seorang janda itu bertugas menjadi joki. Sedangkan, J yang mengeksekusi sepeda motor curian dengan merusak kunci kontak menggunakan leter T.

“Dari hasil introgasi W sebagai jokinya lalu J pacarnya yang melakukan pemetikan (pencurian),” ungkap Wahyu

Dari hasil pemeriksaan, tersangka J merupakan seorang residivis dalam kasus yang sama. Dia diketahui pernah mendekam di sel tahanan Mapolres Serang selama enam bulan.

“Yang bersangkutan J ini adalah residivis pernah ditahan di polres Serang setelah keluar melakukan lagi (Curanmor),” Terangnya

Kepada polisi, keduanya nekat menjadi spesialis curanmor karena motif ekonomi. Uang hasil penjualan sepeda motor curian tersebut mereka gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

BACA :  Ini Alasan Zaki Pilih ICE BSD Jadi Lokasi Rangkaian HUT Kab. Tangerang ke-72

Sementara itu, selain mengamankan 5 unit sepeda motor hasil curian dan kunci leter T, saat penangkapan polisi juga menyita senjata api jenis air gun berikut 200 butir peluru gotri yang kerap dibawa oleh para tersangka ketika beraksi.

“Air gun ini dibeli melalui online dengan harga 3,5 juta rupiah saat ini polisi juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap orang yang menjualnya,” ucap Wahyu

Saat ini kedua tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Balaraja. Polisi juga akan menjerat dua sejoli ini dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

“Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 363 ancaman hukuman penjara 7 tahun,” tutupnya.

BACA :  Pembunuh Wanita Hamil Ternyata Suami Siri Korban

Editor : Engkos Kosasih



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler