Connect with us

Berita Utama

Tiga Orang Tewas di Galian Telkom Perumahan Taman Royal yang Tiba-tiba Menyemburkan Uap

Published

on

Tiga orang tewas seketika di galian Telkom yang berada di Perumahan Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. Mereka tewas setelah masuk ke galian yang tiba-tiba menyemburkan uap. (BantenHits.com/ Hendra Wibisana)

Tangerang – Tiga orang tewas seketika di sebuah galian Telkom yang berada di Perumahan Taman Royal 1, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis siang, 7 Oktober 2021.

Dua dari tiga korban tewas merupakan pekerja Telkom yakni Uus Kuswoyo dan Aditia. Sementara satu korban lainnya Faidi alis Agung merupakan penjual galon air minum di sekitar lokasi.

Tiga korban diduga tewas akibat kehabisan oksigen di galian Telkom dengan kedalaman dua meter ini. Mereka berhasil dievakuasi oleh petugas BPBD kota Tangerang dan langsung di larikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang.

BACA :  Dishub dan Polres Pandeglang Tes Urine Sopir di Terminal Kadu Banen

Ilham, warga sekitar mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.20 WIB. Pada saat itu pekerja Telkom membuka tutup galian. Namun, tiba-tiba mengeluarkan uap.

Meski ada kejanggalan dengan kemunculan uap di galian, pekerja Telkom tersebut memaksa turun ke galian.

“Tak lama kemudian pekerja itu minta tolong karena kehabisan oksigen. Lalu bosnya sama tukang galon merespons untuk menolong. Tapi ketiganya juga kehabisan oksigen dan ketiganya meninggal di galian kedalaman dua meter,” terangnya.

Sementara Kapolsek Cipondoh Kompol Ubaidilah mengatakan, ketiga korban ini tewas dalam pengecekan pipa milik Telkom. Diduga ada gas alam di dalam lubang mengakibatkan korban kehabisan oksigen.

“Korbannya ada tiga. Kemungkinan ada gas alam yang meluap dari comberan mengakibatkan korban meninggal. Tapi kita masih dalami mengenai kasus ini. Korban sudah kita larikan ke RSUD Tangerang,” jelasnya.

BACA :  126 Ton Beras Cadangan Disiapkan Bantu Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Serang

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler