Connect with us

Berita Terbaru

Mayat Pria Dikerubuti Lalat Ditemukan di Blok Kalejetan TN Ujung Kulon, Ada Benda Ini di Sampingnya

Published

on

Mayat pria tanpa identitas ditemukan di kawasan TN Ujung Kulon. Kondisi mayat sudah membusuk dan dikerubuti lalat. (Istimewa)

Pandeglang – Sosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di blok Kalejetan Seksi wilayah II Handeuleum Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK) Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Kapolsek Sumur, IPTU Kusdinar mengatakan, saat ditemukan kondisi mayat dalam keadaan tergeletak dengan kondisi membusuk di kerubuti lalat. Kusdinar menduga, mayat sudah 3 hari tergeletak di sana.

“Saksi melihat ada karung dikerubungi lalat dan terliihat lutut manusia. Setelah mengetaui bahwa itu mayat, kemudian saksi melaporkan kepada warga dan polisi,” katanya, Jumat 8 Oktober 2021.

Diketahui mayat tersebut memakai baju warna hijau, celana warna pink dan di sekitar mayat ditemukan karung. Polisi kemudian melakukan evakuasi dan pemeriksaan pada mayat tersebut.

BACA :  Gerombolan Bersenjata di Banten Bacoki Remaja di Jalan Perumnas Lingkungan Cikerut

“Setelah mendapatkan informasi anggota langsung ke TKP untuk melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi korban,” tutupnya.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga bahwa mayat tersbeut adalah orang dengan gangguan jiwa. Sedangkan berdasarkan pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasaan.

“Mayat laki-laki itu tanpa identitas. Diduga merupaka ODGJ atau orang dengan gangguan jiwa,” jelasnya.

Kemudian mayat tersebut langsung di makamkan berdasarkan kesepakatan antara warga, kepala desa dan pihak BTNUK.

“Ia benar dengan hasil kesepakatan bersama, karena pemeriksaan medis di sekujur tubuh mayat tidak ditemukan luka akibat kekerasan, sehingga langsung kita makamkan di tempat tersebut,” tutupnya.

Editor : Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler