Connect with us

Berita Terbaru

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual di Kampus Mentereng Tanah Jawara; Presma Terancam di-Do

Published

on

FOTO Gerbang Masuk Untirta. (BantenHits.com/Mursyid Arifin)

Serang- Dugaan Pelecehan Seksual di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) viral di media sosial. Ya, peristiwa memalukan itu diduga dilakukan oleh salah satu mahasiswa nya.

Adalah KZ nama yang ramai disebut. Ia disebut-sebut juga sebagai Presiden Mahasiswa (Presma) di Universitas paling mentereng di Tanah Jawara tersebut.

Dikutip dari Suarabanten.id -jaringan Bantenhits- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten menegaskan akan mengambil langkah tegas menanggapi viralnya kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh KZ.

Berdasarkan hasil penulusuran Rektorat Untirta terhadap kasus tersebut, pihaknya tidak mentolerir adanya pelecehan seksual dan akan memberikan sanksi tegas yakni Drop Out (DO) kepada terduga pelaku.

BACA :  Wahidin Halim Kaji Kemungkinan Sekolah Pungut Biaya ke Siswa

Selama proses hukum berjalan, pihak Untirta mengambil tindakan tegas berupa cuti kuliah dan terduga pelaku juga akan dicopot dari jabatannya sebagai Presma Untirta Banten.

Hal itu tertuang dalam siaran pers yang dikeluarkan oleh Veronika Dian Faradisa selaku Koordinator Humas, Kerjasama, dan Protokol Rektorat Untirta pada Jumat (8/10/2021) lalu.

“Pihak Rektorat tidak mentolelir adanya pelecehan seksual dan akan memberikan sanksi DO apabila proses hukum dinyatakan bersalah dan memberlakukan cuti kuliah selama proses hukum berjalan. Terduga pelaku akan dicopot secara tidak hormat dari jabatannya sebagai Presiden Mahasiswa Untirta,” katanya seperti dikutip Bantenhits dari Suarabanten.id.

Selanjutnya pihak Rektorat Untirta Banten akan melakukan pendampingan terhadap korban dalam bidang hukum dan psikolog agar korban bisa melakukan aktivitas kembali.

BACA :  Lampu PJU Padam, Jalur Menuju Tanjung Lesung Gelap

Sebagai bentuk tanggungjawab dalam meningkatkan sinergitas agar program kerja organisasi intra kampus bisa lebih bermanfaat dan terpantau.

Rektorat Untirta akan melakukan evaluasi terhadap aktivitas program kerja organisasi intra kampus serta mengimbau kepada organisasi untuk dapat lebih berkoordinasi dengan pihak kemahasiswaan Untirta serta menekankan program kerja yang bermanfaat.

Sebelumnya diberitakan, kasus pelecehan di lingkungan kampus Untirta Banten diungkap oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan (PP) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Untirta melalui akun resmi Instagram @puan.tirta pada Kamis (7/10/2021) lalu.

Akibat kejadian dugaan pelecehan seksual itu, hingga saat ini korban masih dalam kondisi trauma.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler