Connect with us

Berita Terbaru

Gerebek Rumah Milik Bandar Sabu di Kota Serang, Polisi Temukan 15 Paket Barang Haram

Published

on

Pengedar Sabu di Tangerang Diringkus

Foto Ilustrasi: Polisi temukan 15 paket sabu di Rumah SM warga di Komplek Bukit Ciracas Permai, Kota Serang. (Foto: Banten Hits/Hendra Wibisana)

Serang – Polres Serang menggerebek sebuah
rumah di Komplek Bukit Ciracas Permai, Kecamatan Serang, Kota Serang yang dihuni pengedar narkoba berinisial SM (22).

Dia ditangkap pada Rabu 27 Oktober 2021 Penyergapan dilakukan setelah Tim Satresnarkoba yang dipimpin IPDA Rian Jaya Surana mendapatkan informasi dari warga setempat.

“Penangkapan ini merupakan tindaklanjut dari laporan masyarakat bahwa di lingkungannya disinyalir ada peredaran narkoba,” ungkap Kapolres Serang, AKBP Yudha Satria, Jumat 29 Oktober 2021.

Saat digerebek tersangka diduga akan membuang barang bukti 15 paket sabu yang disimpan dalam tas hitam. Saat ini, tersangka berikut barang bukti nya ditahan di Mapolres Serang Polda Banten.

BACA :  Baznas Apresiasi Ketegasan Bupati Serang Menghimpun Zakat

“Tersangka SM mengetahui kedatangan petugas dan berusaha membuang tas hitam yang isinya 15 paket. Namun aksi tersangka berhasil diketahui dan langsung diamankan petugas. Jadi barang bukti sabu diamankan masih dalam genggaman tersangka,” kata Kapolres.

Kapolres menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu anggotanya dalam mengungkap kasus peredaran narkoba.

Kapolres berharap agar sinergitas yang telah terjalin ini dapat ditingkatkan agar pihaknya dapat mempersempit ruang gerak para pengedar narkoba.

“Kepada masyarakat, kami ingatkan agar tidak bersentuhan dengan dengan narkoba sebab pihaknya tidak akan mentolerir dan akan menindak tegas. Ini sudah komitmen kami,” tutupnya.

Sementara Kasatresnarkoba IPTU Michael K Tandayu menambahkan bahwa tersangka mendapatkan sabu dari bandar yang mengaku bernama Iwan warga Kota Serang yang saat ini DPO.

BACA :  Aisyah Farhana Nama Bayi Perempuan yang Dilahirkan Wanita Pengidap Gangguan Jiwa, Ini Maknanya

“Tersangka SM tidak menerima secara langsung namun mengambil di lokasi yang sudah ditentukan oleh sang bandar di pinggir jalan di daerah Ciomas, Kabupaten Serang. Tersangka menerima puluhan paket namun sebagian telah laku terjual dan tersisa 15 paket,” tambah Michael.

Menurut Michael, dari keterangan tersangka, bahwa tersangka SM mengaku sudah 1 bulan menjalankan bisnis sabu. Selain dapat mengkonsumi secara gratis, tersangka juga mendapatkan keuntungan yang dipergunakan untuk kebutuhan sehari hari.

“Jadi bisnis haram ini diakui sudah berjalan satu bulan. Selain dapat menggunakan, tersangka juga mendapatkan keuntungan yang dipergunakan untuk keperluan sehari hari,” tandasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler