Connect with us

Berita Terbaru

Gaes Ada Danau Indah dan Bersejarah Antara Sawarna-Pelabuhan Ratu; Namanya Situ Hiang Cikamunding

Published

on

Danau atau Situ Hiang Cikamunding. (Istimewa)

Lebak- Gaes, sudah tahukah anda jika antara Pantai Sawarna – Pelabuhan Ratu terdapat sebuah danau yang indah?.

Adalah Situ Hiang, Cikamunding. Lokasinya berada di Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak.

Danau ‘Perawan’ ini layak dijajal oleh para traveler karena menyuguhkan keindahan dan keasrian pedesaan.

Kabarnya, danau ini juga sudah ada ratusan tahun lalu dan memiliki sejarah tersendiri.

Danau yang saat ini tengah didorong menjadi salah satu destinasi wisata favorit ini aman untuk para traveler berendam atau berenang.

Anda juga bisa menjajal menaiki rakit berkeliling danau sebari menikmati pemandangan hamparan sawah nan indah.

Kepala Desa Cikamunding, Yayan Hendayana menerangkan Situ Hiang sendiri sudah lama tak tersentuh oleh para wisatawan. Apalagi oleh pemerintah daerah.

BACA :  Anggota Polisi di Lebak Mulai Disuntik Vaskin Sinovac; Begini Harapan Kapolres

Kini, Yayan mengaku tengah berupaya mempercantik agar Situ Hiang ini menjadi salah satu wisata favorit.

“inshaAllah kita juga butuh support pemerintah daerah tentunya agar Situ Hiang ini bisa menjadi wisata favorit,”kata Yayan kepada BantenHits, Kamis, 25 November 2021.

“Situ ini akan lebih indah pokoknya kalau tertata dengan baik,”tambahnya.

Saat ini, menurut Yayan, pihaknya akan terlebih dahulu fokus terhadap perbaikan infrastruktur menuju lokasi wisata.

“Pertama-tama kita perbaiki infrastrukturnya dulu. Kami berharap pemerintah daerah bisa turut andil,”tuturnya.

Meski demikian, Yayan menjelaskan dengan kondisi seperti saat ini Situ Hiang tetap bisa dikunjungi wisatawan.

Mereka yang berasal dari Pantai Sawarna bisa mengambil jalur menuju Pasar Gunungbatu, Kecamatan Cilograng.

BACA :  Alert! Lost Generation Bisa Terjadi di Indonesia Jika Pemerintah Tak Segera Lakukan Ini di Masa Pandemi

“Dari pasar Gunungbatu itu tinggal bertanya ke warga sekitar. Jaraknya cuma 2,5 kilometer ko,”terangnya.

“Jika dari arah Pelabuhan Ratu cukup berhenti di belokan sebelum Sawarna. Dari situ bisa kembali bertanya ke warga,”tambah mantan Aktivis Kumala ini.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler