Connect with us

Berita Terbaru

Wakil Rakyat dari Banten ke Erick Thohir; Jebolan MBA Harusnya Lebih Kreatif Bangun BUMN Bukan Urus Toilet

Published

on

Menteri BUMN Erick Thohir saat sidak toilet SPBU. (Tangkap layar akun YouTube iNews id)

Jakarta – Sebagai jebolan Master of Business Administration National California University harusnya Menteri BUMN, Erick Thohir bisa lebih kreatif membangun citra dirinya.

Erick harusnya dapat menunjukan kepada masyarakat kemampuan terbaiknya dalam mengelola BUMN. Bukan dengan aksi yang remeh-temeh seperti soal mengurusi toilet SPBU Pertamina.

Hal tersebut disampaikan wakil rakyat dari Banten, Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto melalui keterangan tertulis kepada BantenHits.com, Rabu, 24 November 2021.

Pernyataan Mulyanto disampaikan merespons video viral Erick Tohir sedang berbincang dengan penjaga toilet SPBU. Dalam video itu Erick menanyakan kenapa toilet SPBU berbayar. Padahal keberadaan toilet dan musala merupakan bagian layanan yang harus disediakan oleh pengelola.

BACA :  Warga Geger, Lima Jemaah Tabligh Asal Bangladesh Tiba-tiba Muncul di Menes dan Majasari saat Pandemi Covid-19

Aksi blusukan Erick ke SPBU itu viral di media sosial. Beberapa kalangan menilai tidak seharusnya mempersoalkan urusan kecil. Lebih baik Erick memikirkan masalah yang lebih besar dan lebih penting.

“Kalau Erick ngurus toilet SPBU, sama saja mendowngrade kemampuannya. Nantinya bukan citra positif yang didapat malah citra negatif yang dituai,” kata Mulyanto.

Mulyanto juga meminta, agar pejabat Pemerintah secara umum berhenti untuk tebar pesona seperti itu. Masyarakat sudah bosan dengan gaya pencitraan tersebut.

Saat ini, lanjutnya, merupakan saatnya bagi Pemerintah untuk bekerja, berkinerja dan unjuk prestasi menyelesaikan berbagai persoalan strategis bangsa.

“Ini yang ditunggu masyarakat,” tegasnya.

Masalah Besar di BUMN

Mulyanto meminta Erick Tohir fokus untuk mengerjakan tugas-tugas pemerintahan yang lebih penting dan strategis daripada mengurus toilet SPBU Pertamina.

BACA :  GP Ansor Banten Kutuk Bom Bunuh Diri di Madinah dan Solo

Mulyanto mengungkapkan, saat ini banyak hal yang lebih strategis yang perlu mendapat perhatian serius Menteri BUMN seperti nasib Garuda, utang PLN dan progres pembangunan kilang Tuban, Pertamina, dan banyak masalah lainnya.

“Daripada mengurus toilet SPBU lebih baik Menteri Eric mendorong Pertamina, agar segera menyelesaikan Kilang Tuban, sehingga kita dapat mengurangi impor BBM dan menekan defisit transaksi berjalan sektor migas,” bebernya.

“Selain itu, kita mendesak Pak Eric Thohir untuk mengawasi Pertamina, agar tidak lagi terjadi kebakaran kilang BBM seperti di Balongan dan Cilacap. Jangan sampai seperti sekarang ini, setiap 4 bulan sekali terjadi kebakaran kilang Pertamina,” sambungnya.

Mulyanto menambahkan, masalah di wilayah kerja Kementerian BUMN sangat banyak. Mulai dari masalah di perusahaan induk sampai di anak-cucu BUMN, termasuk BUMN energi. Semua membutuhkan perhatian dan pengawasan yang serius. Sehingga tidak merugi dan disuntik PMN (penyertaan modal negara) setiap tahun, seperti diminta Presiden Jokowi.

BACA :  Jalin Silaturahmi, Bupati Lebak Ajak Masyarakat Mancing Bareng

Karena itu, Mulyanto minta Erick fokus menyelesaikan permasalahan tersebut. Bukan malah genit tebar pesona untuk membangun pencitraan.

“Kalaupun mau membangun citra untuk keperluan pilpres, cara Erick sangat tidak menarik. Masuk gorong-gorong, bersihkan got, pantau toilet sudah menjadi trade mark calon lain,” sindir Mulyanto.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler