Connect with us

Berita Terbaru

Terseret Gelombang Tinggi saat Mencari Ikan, Warga Cimanggu Pandeglang Ditemukan Tak Bernyawa

Published

on

Warga saat Mengevaluasi Maskan warga Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, yang terseret gelombang tinggi. (BantenHits.com/Samsul Fatoni)

Pandeglang – Maskan (45) warga Kampung Cimanggu, Desa Citumenggung, Kecamatan Bojong, Pandeglang, hanyut terseret gelombang tinggi di pesisir Cibama, Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Minggu 28 November 2021.

Peristiwa bermula saat Maskan dan rekannya
Rahmat (45) menjala ikan di laut tepat di belakang PLTU II Labuan pada pukul 08.00 WIB. Namun nahas gelombang terjadi gelombang tinggi yang membuat dia terseret arus hingga tenggelam.

Kemudian tim Basarnas Banten, TNI dan masyarakat sekitar melakukan pencarian di lokasi korban tenggelam. Setelah beberapa jam dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

BACA :  Air PDAM TKR Mati, Warga di Teluknaga Kesulitan Air Bersih

“Rekan korban juga sempat berupaya menyelamatkan diri, namun arus laut cukup kencang menyeret korban hingga ke tengah laut,” ungkap Tatang, salah seorang warga Desa Margagiri, yang sempat ikut melakukan pencarian terhadap korban.

Dikatakannya, korban yang tenggelam akibat terseret arus laut itu sempat dilakukan pencarian. Selang beberapa jam kemudian, ahirnya korban berhasil ditemukan namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Sekitar pukul 16:30 korban ditemukan oleh tim Basarnas bersama warga setelah beberapa jam dilakukan pencarian,” katanya.

Sementara, Kepala Kantor SAR Banten, Adil Triyanto mengungkapkan, tim SAR telah melakukan pencarian terhadap satu orang yang menjadi korban terseret gelombang diperairan laut Labuan. Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB di tebgah laut sejauh 500 meter dari TKP.

BACA :  Ferry Minta Penanganan Kasus OTT di Disdukcapil Pandeglang Penuhi Hak Individu

“Korban langsung dibawa ke kediamannya di wilayah Kecamatan Bojong. Bagi para personil yang terlibat melakukan pencarian, telah dikembalikan ke satuan masing – masing,” tandasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler