Connect with us

Berita Terbaru

Pemkab Serang Tunda Pembongkaran Tempat Hiburan Malam di JLS Hari Ini, Begini Alasannya…  

Published

on

Asda I Bidang Administrasi Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Nanang Supriatna saat memeberikan keterangan pers. (Dok.BantenHits)

Serang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memutuskan untuk menunda jadwal pembongkaran gedung tempat hiburan malam (THM) yang sedianya bakal dilaksanakan hari ini, Selasa 30 November 2021.

Asda I Pemkab Serang Nanang Supriatna mengatakan, sesuai koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jadwal pembongkaran gedung THM di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Kramatwatu ditunda sementara.

“Kami sudah koordinasi pula dengan kepolisian yang membantu kami. Semua sepakat untuk menunda, karena sama-sama kita harus mengamankan demo para buruh pada 30 November,” ujar Nanang melalui keterangan tertulis, Senin 29 November 2021.

BACA :  Polsek Bayah Dirusak Warga, Polda Banten: Jangan Digoreng-goreng

Menurut Nanang, personel yang akan bertugas melakukan pengawalan proses pembongkaran THM harus membantu para buruh yang berdemonstrasi, agar aman dan tertib.

Termasuk personel kepolisian yang akan diperbantukan dalam proses pembongkaran, harus mengamankan aksi buruh. 

“Kami tidak akan menghentikan proses pembongkaran tempat hiburan malam, semua sudah final dan wajib dilakukan sesuai amanat perda. Hanya kami menunda karena harus bersama-sama mengamankan aksi teman-teman buruh,” ujarnya. 

Selanjutnya pada Rabu 1 Desember 2021, kata Nanang, tim akan melakukan rapat finalisasi waktu pembongkaran gedung THM. Termasuk menentukan waktu pembongkaran. 

“Kita tidak boleh salah melangkah, harus mengikuti aturan, mulai dari proses administrasi, sampai langkah-langkah di lapangan nanti. Prinsipnya, pembongkaran gedung THM, wajib dilakukan sesuai amanat perda,” ujarnya. 

BACA :  Pengoplos Gas di Sepatan Untung Rp 50 Juta Per Bulan

Untuk diketahui, berdasarkan rapat pada 26 November lalu, disepakati pembongkaran gedung THM pada 30 November. Disiapkan sekira 500 personel dari terdiri dari Satpol PP Kabupaten Serang, Satpol PP Provinsi Banten, dan Satpol PP Kota Cilegon. 

Selain itu, Pemkab Serang juga telah meminta bantuan Polres Serangkota dan Brigade Mobil (Brimob) untuk membantu mengawal pembongkaran. 

Pembongkaran gedung THM, salah satunya merupakan amanah dari Peraturan Daerah (Perda) No.2 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Ketentraman, ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat. 

Pemkab Serang sendiri sudah melakukan serangkaian proses, administrasi, pemanggilan, hingga sidak di lokasi THM. Ditemukan telah terjadi pelanggaran, salah satunya menjual minuman keras hingga menyediakan wanita penghibur. 

BACA :  Yakini Obyek Salah Alamat, Eksekusi Lahan Berakhir Ricuh

Editor : Engkos Kosasih

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler