Connect with us

Advertorial

Ahmed Zaki Iskandar Dilantik Jadi Wakil Presiden PNLG; Bersiap Jadi Tuan Rumah Tahun 2022

Published

on

Ahmed Zaki Iskandar saat memberikan sambutan setelah dilantik menjadi VP PNLG. (Istimewa)

Tangerang – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dilantik sebagai Wakil Presiden PEMSEA Network of Local Governments (PNLG).

Pelantikan dilakukan setelah orang nomor 1 di Kabupaten Tangerang itu menyatakan siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan PNLG forum 2022.

Ya, Bupati berparas tampan ini terpilih sebagai VP PNLG karena dinilai berhasil melaksanakan pembangunan berkelanjutan untuk kawasan pesisir, mulai dari penataan kawasan, infrastruktur sampai dengan pemberdayaan masyarakat pesisir.

“Kepercayaan yang telah diberikan ini, akan terus dipertahankan dan menjadi bagian dari koordinasi yang kuat dari pemerintah daerah untuk memastikan pengembangan wilayah pesisir dengan pendekatan pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu”, kata Zaki saat memberikan sambutan sebagai VP PNLB, Rabu 1 Desember 2021.

Zaki menegaskan bahwa Kabupaten Tangerang siap untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum PNLG 2022.

Meskipun masih baru sebagai anggota PNLG dan upaya-upaya penataan kawasan pesisir masih perlu ditingkatkan. Zaki berharap forum ini nanti bisa menjadi satu ikon dari perkembangan wilayah ataupun komunitas desa pesisir pantai.

BACA :  Pemkab Lebak Bakal Siapkan Pasar Permanen Tipe A untuk PKL Rangkasbitung

“Suatu kehormatan bagi Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah Forum PNLG 2022. Kepercayaan ini memotivasi Pemkab Tangerang untuk bekerja lebih cerdas dan bijaksana dalam mengelola wilayah pesisir,” ujar Zaki.

Ahmed Zaki Iskandar dilantik sebagai VP atau Wakil Presiden PNLG. (Istimewa)

Menurutnya, Desa yang dipilih sebagai pusat studi dalam forum PLNG 2022 nanti adalah Desa Ketapang Kecamatan Mauk yang menjadi model pengembangan desa pesisir pantai baik di wilayah Kabupaten Tangerang maupun di wilayah Indonesia lainnya bahkan di dunia internasional.

“Kami telah memiliki program Gerbang Mapan, dengan segala macam yang sudah kita lalui dan lakukan mungkin masih ada beberapa kekurangan tapi justru dengan banyak mengundang orang kita akan banyak mendapatkan masukan dan juga saran untuk pengembangan berikutnya,” katanya.

BACA :  Bupati Iti: Tak Ada Perayaan Tahun Baru

Penataan kawasan pantai oleh Pemkab Tangerang dilakukan secara lintas sektoral dan berkesinambungan. Dengan program unggulan Gerakan Membangun Masyarakat Pantai (Gerbang Mapan) yang dimulai sejak tahun 2015, penataan kawasan pantai Kab. Tangerang yang panjangnya sekitar 51,2 km telah kelihatan hasilnya, bahkan sudah banyak berbagai institusi, pemerintah daerah dan internasional mengadopsi program unggulan penataan kawasan pantai ini untuk diterapkan di wilayahnya masing.

“Untuk meningkatkan infrastruktur dasar, kami telah membangun dan mengoperasionalkan Rumah Sakit Pantura (Rumah Sakit Pantai), sebagai rumah sakit tipe B yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan akses kesehatan disamping akses pendidikan dan layanan penyediaan fasilitas air bersih”, ungkap Zaki.

Zaki menambahkan, sebagai bentuk dukungan dan komitmen nyata terhadap penataan kawasan pesisir pantai.

Pemkab Tangerang juga telah membangun pusat rehabilitasi mangrove di Ketapang dan Tanjung Pasir dengan tujuan pendidikan dan ekowisata serta budidaya sebagai bukti nyata pemanfaatan mangrove bagi masyarakat khususnya untuk peningkatkan pendapatan masyarakatnya.

Diskominfo Kab. Tangerang.

Acara pelantikan ini dilakukan secara daring dan diikuti oleh lebih dari 12 negara dan 53 anggota . Hadir mendampingi Bupati antara lain, Sekretaris Daerah, Seluruh Asisten Daerah, Kaban Bapeda, Kaban Bapenda, Kadis Perikanan, Kadis DLHK, Kaban BPKAD.

BACA :  Kocak! 'Raja Jalanan' di Kabupaten Lebak Ini Gagap saat Baca Pancasila usai Terjaring Razia Masker

Perlu diketahui bahwa Kabupaten Tangerang sejak 2015 bergabung dalam PNLG , dimana Pemsea merupakan Organisasi Kemitraan Pengelolaan Laut dan Pesisir Negara-Negara di Asia Timur.

Sejak 2015 pula Kabupaten Tangerang mengimplementasikan Pengelolaan Pesisir Secara Terpadu (ICM / Integrated Coastal Development) melalui Program Unggulan Gerbang Mapan.

Saat ini ada 53 kota pesisir di 12 negara yang tergabung didalam organisasi PNLG, ke 12 Negara tersebut diantaranya adalah Indonesia, Vietnam, China, Malaysia, Jepang, Rusia, Korea Selatan, Kamboja,Thailand, Myanmar, Singapura dan Taiwan.

Sementara di Indonesia ada enam Kabupaten / Kota yang tergabung didalam PNLG, yakni Kabupaten Tangerang, Lombok Timur, Semarang, Bangka Selatan, Bontang dan Sukabumi. (Advertorial)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler