Connect with us

Berita Terbaru

BP2D Pandeglang Beri Diskon Pembayaran Pajak Bumi Sebesar 25-50 Persen

Published

on

Penagihan tunggakan alias pentungan Bapenda Tangsel

Ilustrasi Buku Pembayaran Pajak Bumi (Dok. BantenHits)

Pandeglang – Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kabupaten Pandeglang, memberikan diskon untuk pembayaran pajak bumi dan bangunan perdesaaan dan perkantoran (PBB-P2).

Diskon yang berlaku mulai tanggal 20-21 Desember 2021 ini mulai dari 25-50 persen. Bahkan, Pemkab Pandeglang juga menghapuskan denda 100 persen.

Hal itu ditegaskan melalui, Surat Keputusan (SK) Bupati Pandeglang No. 973/Kep.391-Huk/2021 tanggal 2 Desember 2021 Tentang Pengurangan Pokok dan Penghapusan Sanksi Administrasi Piutang PBB-P2 di Kabupaten Pandeglang Tahun 2021.

Kepala Bidang Penetapan BP2D Pandeglang, Muklis Arifin mengatakan, pengurangan pembayaran pajak dan penghapusan denda sebagai salah satu upaya Pemkab Pandeglang dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) jelang penghujung tahun 2021 ini.

BACA :  Rutan Rangkasbitung Deklarasikan Gerakan Anti Narkoba

“Untuk meningkatkan pendapatan daerah. Jadi diharapkan agar masyarakat segera memanfaatkan momentum ini,” kata Muklis, Jumat 17 Desember 2021.

Dijelaskannya, pengurangan pajak yang tercatat mulai dari 25 sampai 50 persen sesuai dengan jumlah tunggakan yang belum terlunasi.

“Yang mana, pengurangan pajak pokok sebesar 50 persen itu untuk tunggakan yang terhitung sejak tahun pajak 1993 sampai dengan 2012. Serta penghapusan denda 100 persen. Sedangkan, pengurangan pokok pajak 25 persen berlaku untuk tahun pajak 2013 sampai dengan 2015 dan penghapusan denda 100 persen,” tuturnya.

Dikatakannya, meski pemberlakukan penghapusan denda dan pengurangan pokok pajak terhitung pada hari senin hingga selasa. Akan tetapi, ma syarakat sudah bisa memanfaatkan pendaftaran sejak saat ini.

BACA :  Tungku Masak Meledak, Nenek Berusia Seabad Tewas Terpanggang

“Wajib pajak hanya tinggal mengirimkan NOP PBB-P2 melalui kontak yang tersedia. Nanti setelah mendapatkan kode bayar dari operator, maka wajib pajak ini membayarkan menggunakan kode bayar kolektif,” pungkasnya.

Editor : Darussalam Jagad Syahdana

 



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler