Connect with us

Berita Terbaru

Lapak Jamu di Cilegon Nekat Jual Miras saat Nataru, Bakal Diproses Hukum Polisi?

Published

on

Polsek Ciwandan saat melakukan razia miras di lapak jamu. (Istimewa)

Cilegon- Polsek Ciwandan mengancam akan melakukan proses hukum bagi masyarakat yang nekat menjual minuman keras atau Miras. Terlebih saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kapolsek Ciwandan, Kompol Rifki Seftirian menerangkan pihaknya belakangan ini rutin melaksanakan razia minuman keras (Miras).

Hasilnya, menurut Rifki masih banyak masyarakat atau para pedagang jamu di Ciwandan yang nekat menjual miras.

“Razia dilakukan terkait peningkatan kegiatan kepolisian yang di tingkatkan, sasarannya penyakit masyarakat menjelang natal dan tahun baru perintah Pak Kapolres Cilegon,”kata Rifki.

“Jadi sudah berlangsung sekitar 1 minggu dan untuk di polsek Ciwandan sendiri setiap malam kita lakukan razia miras,”tambahnya.

BACA :  Utusan 'Bos' di Perumahan Elit Kab. Tangerang Ini Datangi Masjid saat Adzan Magrib; Protes soal Suara Toa yang Menggangu

Rifki menegaskan untuk memberantas keberadaan miras di Ciwandan pihaknya tak segan akan mengambil langkah tegas kepada para pedagang yang membandel.

“Kalau tetap membandel sangsinya yang sudah dilaksanakan kita lakukan penyitaan, kedua pendataan kalau memang tetap membandel kita akan proses secara hukum,”tandasnya.

Tak hanya miras, kata Rifki, berbagai kegiatan yang dapat menggangu keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama Nataru juga akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kaitananya dengan penyakit masyarakat yang menggangu Kamtibmas jelang natal dan tahun baru 2022 entah itu mungkin prostitusi atau pun kegiatan mayarakat yang bersifat menjadi penyakit masyarakat,”pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler