Connect with us

Berita Terbaru

Tak Mau Omicorn Masuk, Pemkab Pandeglang Tutup Alun-alun Hingga Padamkan Lampu saat Malam Tahun Baru

Published

on

Alun-alun Pandeglang Ditutup saat Malam Tahun Baru. (BantenHits.com/Samsul Fatoni)

Pandeglang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, memutuskan akan menutup ruang publik seperti alun-alun saat malam tahun baru 2021-2022.

Hal ini untuk mencegah penyebaran COVID-19 varian baru bernama omicorn. Rencana penutupan fasilitas umum itu dibuktikan sudah dipasangnya baliho penutupan di Alun-alun.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang, Tatang Muhtasar membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan, tidak hanya alun-alun yang akan ditutup tetapi juga lapangan di desa. Termasuk taman-taman yang ada juga ditutup.

Kata dia, penutupan ini dilakukan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dalam rangka antisipasi penularan COVID-19 termasuk varian Omicorn.

“Pokoknya di alun-alun kosong, gak ada orang gitu, alun-alunnya yang ditutup ya bukan jalannya. Instruksi mendagri itu menyatakan bahwa dilarang berkerumunan di alun-alun, tanah lapang ataupun tertutup termasuk alun-alun itu,” ungkapnya, Rabu 29 Desember 2021.

BACA :  Polres Lebak Siagakan 410 Personel Gabungan Jaga Natal dan Tahun Baru

Tidak hanya itu lanjut Tatang, lampu penerangan di Alun-alun juga akan dipadamkan. Pemadaman akan dilakukan pada Jumat-Minggu 2 Januari 2022 malam.

“Lampu dipadamkan. Saya akan padamkan itu, kalau lampu kewenangannya ada di kami, dari malam sabtu kami tutup, pemadaman dilakukan setelah jumatan kita matikan sampai dengan malam Senin nanti,” ujarnya.

Adapun dalam pengamanan pergantian tahun baru, pihaknya sendiri telah menurunkan sebanyak 52 personel yang disebar di beberapa titik.

“Seluruhnya 52 personel ditempatkan di alun-alun, di pos pelayanan polisi terus pos pengamanan di Mengger sama di Carita,” katanya.

Sementara untuk mengantisipasi adanya lonjakan kendaraan wisatawan saat libur akhir tahun tambah dia, Dishub bersama dengan personel gabungan dari TNI dan Polri serta Satpol PP akan bersiaga di sejumlah tempat wisata dan memberlakukan kebijakan ganjil genap.

BACA :  Mudik, Dinkes Lebak Siagakan 65 Dokter dan 225 Perawat

“Sudah diantisipasi semuanya, baik dengan kepolisian atau TNI, Satpol PP dan semuanya. Barangkali terjadi seperti penumpukan kendaraan akan dibalikin lagi,” tandasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler