Connect with us

Berita Terbaru

Diajak Ziarah Lalu Diming-imingi Ilmu Tenaga Dalam, Guru Silat di Pandeglang Malah Perkosa Dua Murid SMP

Published

on

Ilustrasi. Diperkosa. (tribunnews)

Pandeglang – Dua murid SMP di Kabupaten Pandeglang, berinisial SS dan NA menjadi korban pemerkosaan guru pencak silat. Kini guru tersebut telah ditangkap polisi.

Guru pencak silat berstatus honorer ini berinisial ANS alias AAN (48). Pria berkeluarga ini tega melalukan pemerkosaan karena tak kuasa menahan nafsu birahi.

“Pelaku sudah kami amankan di Mapolres. Saat ini sedang menjalani pemeriksaan,” kata Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP Fajar Maulidi, Jumat 31 Desember 2021.

Siasat pelaku dalam melancarkan aksinya mengiming-imingi korban akan diberi ilmu tenaga dalam sebelum mengikuti perlombaan pencak silat.

Sebelum diberi ilmu, salah satu korban diajak untuk ziarah di wilayah Kecamatan Saketi. Setelah ziarah, korban dibawa ke sebuah goa untuk diperkosa.

BACA :  Rano Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

“Korban NA diperkosa di goa, sebelumnya diiming-imingi mau diberi ilmu tenaga dalam. Setelah itu diminta membuka kancing baju lalu diperkosa,” jelasnya.

Sementara korban SS yang tinggal bersama neneknya diperkosa di rumah tersebut. Saat itu, pelaku bertamu ke tempat korban dengan alasan meminta absen untuk perlombaan silat.

Korban kemudian mengambil absen tersebut ke kamar, namun diikuti oleh pelaku. Di kamar tersebut pelaku menawari ilmu tenaga dalam.

“Korban mau diisi tenaga dalam, kemudian pelaku mendekati korban dan membuka baju dan celana korban, hingga terjadi pemerkosaan,” jelasnya.

Akibat perbuatanya, pelaku yang memiliki anak dan istri ini terancam hukuman 15 tahun penjara. Sesuai pasal 76D Jo Pasal 81 dan Pasal 76E Jo Pasal 82 UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

BACA :  Motif Insiden Berdarah di Ciledug Masih Diselidiki

Editor : Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler