Connect with us

Berita Terbaru

Bayah Dome Segera Ditetapkan Sebagai Geopark Nasional; Ternyata Ada Misi Luar Biasa

Published

on

Sekretaris Bapelitbangda Kabupaten Lebak, Widi Ferdian. Menurutnya, Geopark Bayah Dome akan segera ditetapkan sebagai geopark nasional di tahun 2022. (Net)

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak memprediksi geopark Bayah Dome akan ditetapkan sebagai geopark nasional oleh Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) pada tahun 2022.

Padahal, penetapan salah satu projek besar Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mengukuhkan visi wisata ini ditargetkan baru akan dilakukan pada tahun 2023.

“Insha Allah tahun ini informasinya akan ditetapkan berbarengan dengan Ujung Kulon Pandeglang. Kalau target awalnya sih di tahun 2023,”kata Sekretaris Bapelitbangda Kabupaten Lebak, Widi Ferdian kepada BantenHits, Senin, 10 Januari 2022.

Widi berharap dengan penetepan Bayah Dome sebagai geopark nasional semakin mematenkan Lebak sebagai daerah wisata unggulan nasional yang berbasis potensi lokal.

BACA :  Akui Program Kebersihan yang Digagasnya Tak Berjalan Baik, Wali Kota Serang 'Semprot' Lurah

“Sebagaimana kebijakan arah pembangunan kita, tahun ini kita akan meningkatkan aksebilitas transportasi terutama melalui peningkatan jalan Kabupaten serta pembangunan sarana dan prasarana destinasi wisata unggulan,” kata pria berkacamata ini.

Widi menjelaskan tujuan dari penetapan Geopark Bayah Dome ini adalah terwujudnya Geopark Bayah Dome sebagai destinasi wisata yang inklusif dan mendunia.

“Misi dari Geopark Bayah Dome adalah melestarikan keragaman geologi, budaya, dan hayati melalui upaya konservasi untuk menjaga keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan,” katanya.

Selain itu Bayah Dome juga membangun perekonomian masyarakat yang berkelanjutan berbasis pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, serta menciptakan tata kelola kelembagaan yang profesional berorientasi pada pelayanan dan pengembangan potensi.

BACA :  Soal Bank Syariah Indonesia, Pengamat Singgung soal 'Embel-embel' Agama

“Salah satu misi Geopark Bayah Dome juga mengembangkan pendidikan, penelitian, dan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat dalam memuliakan warisan bumi,” ujarnya.

Kata Widi, Geopark Bayah Dome ini meliputi 12 kecamatan di Kabupaten Lebak, yaitu Kecamatan Sajira, Leuwidamar, Muncang, Cipanas, Sobang, Lebakgedong, Cibeber, Cilograng, Bayah, Panggarangan, Cihara, dan Malingping.

“Kami optimis menjadikan Lebak sebagai daerah tujuan wisata nasional, untuk menggali potensi tanpa merusak lingkungan akan tetapi ke arah baru bagaimana pemberdayaan,”tandasnya.

Sementara itu Sekda Lebak Budi Santoso meminta para Camat dan Kepala Desa yang termasuk dalam kawasan Geopark Bayah Dome untuk mensosialisasikan dan mengajak masyarakat turut menjaga dan melestarikan warisan geologi yang ada di wilayahnya.

BACA :  Cegah Efek Negatif 'Kids Zaman Now' Anggota DPRD di Lebak akan Gelar Pengajian Rutin

“Saya yakin pasca pandemi ini dan seterusnya, wisata alam geopark akan menjadi pemicu awal economic recovery yang menyerap tenaga kerja dan menjadi multiplier effect sektor lain,” kata Budi.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler