Connect with us

Berita Terbaru

BOP PAUD untuk Pembelian Buku Dikoordinir Oknum ASN Melalui Korcam, Dindikpora; Itu Ilegal, Akan Kami Bubarkan

Published

on

Kasi Kelembagaan PAUD pada Dindikpora Pandeglang, Rahmmatullah saat memberikan keterangan pers terkiat koordinator kecamatan yang ilegal. (BantenHits.com/Samsul Fatoni)

Pandeglang – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang, Banten, mengaku tidak pernah membentuk koordinator kecamatan (Korcam) pendidikan anak usia dini (PAUD).

Sehingga dipastikan, korcam yang mengkoordinir pembelian buku untuk PAUD sebesar Rp 3 – 3,5 juta dari biaya oprasional pendidikan (BOP) adalah ilegal alias bodong.

Korcam ini diduga hanya akal-akalan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial M untuk memuluskan aksinya dalam menilep BOP PAUD tahun anggaran 2021.

Selain itu, M yang bertugas di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang ini disebut-sebut mencatut nama Bupati Pandeglang, Irna Narulita agar aksinya semakin mulus.

BACA :  Inginkan Lahan PTPN VIII untuk Relokasi Warga di Bantaran Sungai, Pemkab Lebak Minta Bantuan Komisi II DPR RI

“(Korcam) itu ilegal tidak ada badan hukumnya, dindikpora tidak pernah membentuk korcam. Harus kami bubarkan kalau ada,” Kasi Kelemagaan PAUD pada Dindikpora Pandeglang, Rahmmatullah, Kamis 13 Januari 2022.

Dalam penelusuran BantenHits.com, sejumlah lembaga PAUD menyetorkan uang pembelian buku kepada Korcam, sesuai intruksi M.

Kemudian, duit yang sudah terkumpul dari masing-masing PAUD diserahkan kepada M untuk dibelanjakan kepada pihak ketiga, yakni, CV. Media Karya Putra.

Seorang pengelola PAUD di Pandeglang yang enggan disebutkan namnya mengaku, bahwa pihaknya menyetorkan uang dari BOP untuk pembelian buku tersebut melalui Korcam.

Lembaga pendidikan yang dikelolanya mendapatkan BOP sebesar Rp 12 juta, dan setor ke Korcam untuk beli buku sebesar Rp 3,6 juta.

BACA :  Tiga Hardisk yang Dicuri di Kantor DPD Golkar Kota Cilegon Berisi Data Penting

“Setor uangnya untuk beli buku itu ke Korcam bukan hanya saya saja. PUAD yang lain juga sama,” tandasnya.

Editor : Engkos Kosasih

 



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler