Connect with us

Berita Terbaru

Penampakan Ratusan Guru Sekolah Swasta di Banten yang Minta Audiensi dengan Gubernur soal Bosda 2021 Tak Cair

Published

on

Ratusan guru SMA/SMK/ SKH swasta di Banten berkumpul di Masjid KP3B. Mereka mendesak digelar audiensi dengan Gubernur Banten Wahidin Halim soal tak cairnya Bosda 2021.(istimewa)

Serang – Ratusan guru SMA/SMK/ SKH swasta di Banten akan menggelar aksi besar-besaran dan meminta audiensi dengan Gubernur Banten di Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Senin, 17 Januari 2022.

Aksi dipicu tak cairnya Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah atau Bosda untuk ratusan ribu siswa SMA/SMK/ SKH Swasta di Banten pada 2021. Padahal, Pemprov Banten telah meneken MoU pencairan Bosda di atas materai dengan Forum Kepala Sekolah Swasta Provinsi Banten.

Salah seorang guru peserta aksi yang enggan identitasnya disebutkan mengatakan, peserta aksi sejak jam 09.00 WIB sudah berkumpul di masjid KP3B.

BACA :  Jalan Penghubung Merak-Bojonegara Mulai Diujicoba

“Sudah salat Duha. Kami lagi nunggu hasil negosiasi dengan kepolisian dan Satpol PP. Kami minta audiensi dengan Gubernur, ” katanya saat dihubungi BantenHits.com.

Ketua Umum FK2SMK Swasta Banten, Ahmad Ali Subhan mengatakan, berdasarkan MoU antara Dinas Pendidikan Provinsi Banten dengan FK2SMK Swasta Banten dan AKSes Swasta Banten pada November 2021, seharusnya para murid SMA/SMK/ SKH swasta di Banten setiap orangnya mendapatkan Rp 250.000.

Total penerima Bosda 2021 di Banten, lanjut Ali, diperkirakan mencapai 140 ribu siswa. Dengan rincian siswa SMK sekitar 40 ribu dan siswa SMK sekitar 100 ribu.

“November 2021 (penandatanganan MoU). Syarat (pencairan) sudah lengkap semua,” kata Ali saat dihubungi BantenHits.com, Senin pagi, 17 Januari 2022.

BACA :  Detik-detik Evakuasi Enam Mahasiswa Untirta Hilang di Gunung Pulosari

Dalam surat pemberitahuan aksi disampaikan, MoU pencairan Bosda, antara Forum sekolah swasta dengan Dindikbud Banten ditandatangani di atas materai.

Para guru meminta, Gubernur Banten Wahidin Halim menerima mereka dengan baik dan tulus untuk beraudiensi.

“Kami adalah bagian dari guru yang ikut serta mencerdaskan anak-anak bangsa,” demikian tertulis dalam surat pemberitahuan aksi.

Belum ada penjelasan dari Pemprov Banten terkait tak cairnya dana Bosda 2021 ini. Upaya konfirmasi BantenHits.com melalui Kepala Dindikbud Banten, Tabrani belum direspons.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler