Connect with us

Berita Terbaru

Tambak Udang Frans Cihara Kejar Target Menteri KKP; Mohon Dukungannya

Published

on

Tambak Udang Frans Cihara mengejar target yang dicanangkan menteri KKP produksi usi udang 2 juta ton di tahun 2024. (Istimewa)

Lebak- Tambak Udang Frans Cihara berkomitmen untuk membantu pemerintah mewujudkan target produksi udang di tahun 2024.

Tambak yang dikelola oleh Kuswandi, pria jebolan Institut Pertanian Bogor ini berdiri di atas lahan 16.000 meter persegi di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak.

Mereka berkomitmen untuk mendongkrak produksi udang seperti yang ditargetkan oleh kementerian kelautan dan perikanan (KKP).

Diketahui, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menargetkan tahun 2024 secara nasional produksi udang nasional sebanyak 2 juta ton atau peningkatan nilai ekspor nasional sebesar 250%.

BACA :  Awas! Lima Belas Wilayah di Lebak Rawan Longsor dan Banjir Bandang

“Mohon dukungannya kepada semua pihak,”kata Kuswandi kepada BantenHits, Kamis, 20 Januari 2022.

Untuk mencapai itu, Kuswandi juga berkomitmen untuk menjadi perusahaan yang taat aturan. Salah satunya dengan melengkapi perizinan yang berlaku.

“Sudah dua tahun kita tempuh perizinannya. Alhamdulillah sekarang tinggal tunggu Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) pengganti IMB,”katanya.

“Itu juga sudah kita tempuh ke Dinas Penanaman Modal Lebak,”tambahnya.

Kuswandi tak menampik bahwa usaha yang dikelolanya ini juga tengah menjadi sorotan publik lantaran adanya bangunan yang disebut-sebut melewati batas sempadan pantai.

“Kan ada Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2016. Kita juga berharap diberikan diskresi oleh pejabat berwenang,”tandasnya.

“Yang jelas berbagai perizinan sudah kita coba tempuh baik NIB, Perizinan Berbasis Resiko Sertifikat Standar, Pernyataan Mandiri Menjaga Keselamatan, Keamanan, Kesehatan dan Pelestarian fungsi Lingkungan (K3L), Pernyataan Mandiri Kesediaan Memenuhi Standar Usaha dan masih banyak lainnya,”tambahnya.

BACA :  Fakrab: Periksa Ijazah PNS dan Dewan di Lebak!

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler