Connect with us

Berita Utama

Anggota Polisi dari Polda Metro Jaya yang Dikepung Warga di Cibaliung Dites Urine, Ternyata… 

Published

on

Anggota Polda Metro Jaya yang dikepung warga di Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, jalani tes urine. Foto ilustrasi: Polres Serang menggelar test urine, Rabu 24 Januari 2021.(Dok. BantenHits.com)

Pandeglang – Seorang anggota polisi dari Polda Metro Jaya bersama enam warga sipil nyaris diamuk warga di wilayah Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Sabtu 29 Januari 2022 kemarin.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun BantenHits.com, tujuh orang yang ditahan oleh warga tersebut, lantaran diduga hendak melakukan pencarian barang bukti (barbuk) hasil curian kendaraan bermotor di wilayah tersebut.

Beruntung, anggota Polsek Cibaliung langsung bergerak melakukan pengamanan terhadap ketujuh orang yang mengaku anggota Polisi hingga diserahkan ke Polres Pandeglang.

BACA :  Belum Ditemukan Lahan Pengganti Bandara di Panimbang

Kapolsek Cibaliung, Pandeglang, AKP Pupu membenarkan peristiwa yang terjadi di wilayah hukumnya. Jajaran Polsek Cibaliung, lanjutnya, langsung mengamankan ketujuh orang tersebut, guna menghindari terjadinya kontak fisik.

“Benar, kejadiannya Sabtu 29 Januari 2022 kemarin. Dan ketujuh orang tersebut sudah kami serahkan ke Polres Pandeglang,” ungkap Kapolsek Cibaliung, melalui sambungan telepon, Senin 31 Januari 2022.

Kekinian, anggota polisi berisnial Bripka AN ini kemudian diserahkan dari Polres Pandeglang ke Polda Metro Jaya. Bripka AN juga sempat menjalani tes urine.

“Bripka AN kemudian dilakukan pemeriksaan oleh Sipropam Polres Pandeglang Polda Banten dan dilakukan cek urine dengan hasil negatif,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan dalam keterangannya, Senin, 31 Januari 2022 seperti dikutip BantenHits.com dari detik.com.

Ketika diperiksa, Bripka AN mengatakan ia hendak menarik motor yang diduga dari hasil curian. Namun karena ia tak bisa menunjukkan surat tugas, sehingga warga sekitar mencurigainya.

BACA :  Dipastikan Menang Aklamasi, Zaki Akan Pimpin DPD Golkar DKI

“Terhadap Bripka AN berikut barang bukti telah diserahkan dari Sipropam Polres Pandeglang Polda Banten kepada Subbidprovos Bidpropam Polda Metro Jaya dan dibuatkan berita acara penyerahan (BAP) tanggal 29 Januari 2022,” tegasnya.

Diketahui, peristiwa itu terjadi di Desa Sorongan, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Sabtu, 29 Januari 2022, pukul 02.00 WIB.

Mulanya, Bripka AN beserta 6 warga sipil yang mengaku sebagai anggota Polri hendak melakukan penarikan sepeda motor yang diduga hasil curian.

“Bripka AN beserta 6 orang warga sipil yang mengaku sebagai anggota Polri akan melakukan penarikan terhadap motor milik saudara Arif, namun ketika ditanya surat perintah tugas, Bripka AN tidak dapat memperlihatkannya dan ke-6 warga sipil yang mengaku sebagai anggota juga tidak dapat memperlihatkan KTA Polri,” ujar Zulpan.

BACA :  Kebakaran Hebat di Kaki Gunung Karang Pandeglang, Empat Orang 'Terbakar', Satu Diantaranya Balita

Hal itu lantas membuat warga emosi. Warga hendak mengeroyok Bripka AN dan keenam warga sipil itu.

“(Bripka AN) Langsung diamankan ke Sipropam Polres Pandeglang Polda Banten,” jelasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler