Connect with us

Berita Terbaru

Lonjakan Baru COVID-19 di Tangerang; 152 Orang Jalani Isolasi di Hotel Yasmin, Bupati Gerak Cepat Cegah Penyebaran

Published

on

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat memimpin rapat koordinasi terkait perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Tangerang. (Foto: Tangerang kab.go.id)

Tangerang – Kasus COVID-19 di Kabupaten Tangerang mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa pekan ke belakang.

Saat ini, Pemkab Tangerang tengah gencar melakukan tracing dan testing, baik yang sudah terpapar maupun yang rawan terpapar untuk meminimalisir penyebaran.

Demikian diungkapkan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat memimpin rapat koordinasi terkait perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Tangerang dengan seluruh camat dan kepala Puskesmas se-Kabupaten Tangerang, Senin, 31 Januari 2022.

Dikutip BantenHits.com dari laman resmi Pemkab Tangerang, rapat tersebut digelar secara virtual dari Ruang Rapat Cituis, Lantai 5 Gedung Kantor Bupati Tangerang.

BACA :  Meski Dapat Bantuan Rp25 Juta Setiap KK, Korban Kebakaran Baduy Masih Tinggal di Huntara

Rumah Isolasi Hotel Yasmin Dibuka Lagi

Menyusul peningkatan kasus yang signifikan, kata Zaki, pihaknya membuka kembali dua tower rumah singgah isolasi terpadu di Hotel Yasmin.

Hingga Senin, 31 Januari 2022 tercatat rumah isolasi sudah terisi 152 orang, di mana pada Senin terjadi penambahan sekitar 39 orang yang rata-rata merupakan cluster keluarga.

Zaki mengatakan, penambahan kasus COVID-19 yang dirawat tersebut bukan hanya dari warga Kabupaten Tangerang, tetapi dari Kota Tangerang dan Tangsel.

“Ini merupakan upaya kita bersama untuk meminimalisir penyebaran. Saat ini juga Pemkab tengah gencar melakukan tracing dan testing baik yang sudah terpapar maupun yang rawan terpapar,” jelasnya.

“Kami tidak membedakan varian-varian, begitu positif langsung kita rawat dan kita masukkan ke Hotel Yasmin atau ke rumah sakit apabila gejala atau kasusnya lumayan berat,” sambungnya.

BACA :  PeDe Bakal Menang Jadi Alasan Golkar Usung Irna-Tanto dan Tatu-Pandji di Pilkada Serentak Banten

Zaki menekankan agar jajaran yang melakukan penanganan tidak  membeda-bedakan jenis virus COVID-19.

“Kasus omicron atau bukan, harus tetap dilakukan perawatan agar tidak menularkan kepada yang lainnya,” tegasnya.

Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pola hidup sehat agar kekebalan tetap terjaga. 

“Saya imbau kepada seluruh masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 5 M dengan tertib dan disiplin memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, meminimalisir kerumunan dan meminimalisasi mobilisasi. Kemudian melakukan vaksinasi kalau perlu melakukan vaksinasi Booster,” pintanya.

Dalam kesempatan tersebut Zaki juga meminta kepada seluruh camat dan juga Kepala Puskesmas untuk terus memantau dan memonitoring warganya untuk selalu disiplin menerapkan protokol Kesehatan 5 M dengan sangat ketat.

BACA :  Krakatau International Port Resmikan Gelora Krakatau Lima Oktober

“Saya minta kepada seluruh Camat dan Forkopimcam untuk selalu berkoordinasi, terus memantau wilayahnya dan memonitoring warganya untuk disiplin dan menyisir warga yang belum melakukan vaksinasi dosis 2 dan booster dan juga melakukan random testing, serta dengan melakukan sosialisasi kampanye protokol kesehatan,” tegas Bupati Zaki.

Sebelum rapat koordinasi, Bupati Zaki mendampingi Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto untuk mengunjungi Hotel Yasmin, Kecamatan Curug untuk mengetahui kondisi terkini di rumah singgah isolasi terpadu Kabupaten Tangerang.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler