Connect with us

Berita Utama

Ngeri! Angka COVID-19 di Tangerang Lampaui Puncak Delta, Bupati Setop PTM dan Terus Gencarkan Vaksinasi

Published

on

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar memberikan semangat kepada anak yang menjalani vaksinasi di Kawasan QBig, Pagedangan, Jumat, 4 Februari 2022. Menyusul lonjakan kasus di Kabupaten Tangerang, Zaki menyetop pertemuan tatap muka untuk TK – SMP per Senin, 7 Februari 2022.(Foto: tangerangkab.go.id)

Tangerang – Kabar buruk disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin terkait laju penularan COVID-19 di Tangerang.

Disebutkan Budi, angka penularan COVID-19 di Tangerang berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah melampaui puncak kasus varian Delta pada tahun lalu.

Selain Tangerang, disebutkan juga Bekasi yang mengalami kondisi serupa. Kemudian wilayah DKI Jakarta dan Pulau Bali disebut akan menyusul.

“Betul. Tangerang dan Bekasi, jumlah kasus sudah melampaui puncak Delta. DKI dan Bali will follow very soon,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya, Minggu, 6 Februari 2022 seperti dikutip BantenHits.com dari detik.com.

Meski ada lonjakan kasus, Budi mengatakan angka pasien yang dirawat di rumah sakit masih berada di bawah puncak Delta. Dia menyebut kenaikan kasus COVID-19 masih akan terjadi dalam dua sampai tiga pekan ke depan.

BACA :  Siapkan 1.000 Kios di Pandean, Pemkot Serang Relokasi PKL Stadion MY

“Grafik di bawahnya, hospitalisasi masih 30%an dari puncak delta. Masyarakat tetap tenang namun waspada menghadapi kenaikan kasus yang pasti akan tinggi dalam 2-3 minggu ke depan,” kata Budi.

Dia mengimbau bagi pasien aktif COVID-19 yang tidak bergejala dapat menjalani isolasi di rumah. Tujuannya, agar rumah sakit dapat melakukan perawatan bagi pasien yang bergejala parah.

“Agar rumah sakit bisa digunakan oleh yang benar-benar membutuhkan. Ini beberapa data yang menunjukkan sebenarnya keterisian rumah sakit kita, kalau sesuai aturan Kemenkes, bisa berkurang 60-70%,” ucap Budi.

PTM Disetop hingga Waktu yang Belum Ditentukan

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta kepada masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Tangerang untuk mematuhi dan menerapkan prokes 5M serta melaksanakan vaksinasi.

BACA :  Lantang! Politisi Gerindra Termuda di Lebak Sebut Pemerintah Tak Punya Kemampuan soal Penanggulangan dan Pengendalian Banjir

Hal tersebut disampaikan Zaki saat memantau dan memonitoring pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak usia 6 hingga 11 tahun dan juga vaksin booster ketiga yang dilaksanakan di Mall QBig BSD Kecamatan Pagedangan.

“Masyarakat diharap untuk tetap menerapkan prokes 5M dan ayo laksanakan vaksinasi ke-3 atau booster termasuk vaksin untuk anak-anak kita. Semoga dengan vaksinasi, kesehatan tubuh kita, keluarga dan lingkungan, semuanya bisa terlindungi,” ucap Zaki, Jumat, 4 Februari 2022 seperti dikutip BantenHits.com dari laman resmi Pemkab Tangerang.

Merespons laju peningkatan COVID-19 di wilayahnya, Zaki melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaifullah, memberhentikan sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tangerang mulai tingkat TK – SMP.

BACA :  Busyet! 239 Orang Jadi Tersangka Narkoba di Polda Banten selama Januari-Maret 2021

Terhitung Senin, 7 Februari 2022 ini, pembelajaran di seluruh sekolah TK – SMP di Kabupaten Tangerang dilakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) alias online.

Syaifullah mengaku belum tahu sampai kapan rencana pemberlakuan PJJ ini akan digelar. Namun, masyarakat khususnya kalangan orang tua/wali murid diharapkan mengerti dan mengimbau agar anak-anaknya tetap belajar meski harus kembali menjalani pembelajaran online.

“Semoga kasusnya bisa cepat turun dan anak-anak bisa kembali menjalani pembelajaran tatap muka atau PTM di sekolah lagi,” katanya.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler