Connect with us

Berita Terbaru

Bus, Mobil Pribadi dan Truk Menumpuk di Pelabuhan Merak Gara-gara Cuaca Buruk

Published

on

Kondisi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Merak setelah kapal kesulitan sandar gara-gara cuaca buruk. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Gelombang tinggi di Perairan Selat Sunda yang diakibatkan cuaca buruk, membuat aktivitas bongkar muat kendaraan terganggu karena seluruh kapal penumpang mengalami kesulitan sandar di Dermaga Pelabuhan Merak.

Pantauan wartawan BantenHits.com, Iyus Lesmana, Rabu malam, 9 Februari 2022, akibat cuaca buruk tersebut ribuan kendaraan baik kendaraan pengangkut barang, bus penumpang maupun kendaraan pribadi terpaksa menumpuk di setiap kantong parkir Dermaga Pelabuhan Merak.

Bahkan antrean kendaraan yang hendak memasuki Pelabuhan Merak mengular hingga Cikuasa Atas.

Selain intensitas hujan yang cukup deras, angin kencang serta ombak di Perairan Merak juga memprihatinkan. Bahkan, air laut melebihi pembatas jalan hingga menyebabkan kerusakan serta membuat genangan air di jalur menuju Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Banten.

BACA :  Mantan Kasat Reskrim Polresta Tangerang Shinto Silitonga Jabat Kabid Humas Polda Banten, Edy Sumardi Jabat Dirpamobvit

Safri, salah seorang pengemudi kendaraan muatan barang mengungkapkan, akibat cuaca buruk tersebut dirinya terpaksa harus menunggu hingga 2 jam lamanya memasuk kedalam kapal untuk melakukan penyebrangan menuju Pelabuhan Bakahueni, Lampung.

“Sudah hampir dua jam lamanya menunggu, untuk masuk kedalam kapal apalagi antriannya panjang banget,” ungkapnya.

Safri berharap cuaca buruk segera mereda, pasalnya ia menghawatirkan muatan barang yang ia bawa berupa sayur-sayuran dari Pulau Jawa akan busuk di tengah jalan dan mambuat dirinya merasa merugi.

“Harus sampai Lampung secepatnya ini aja sudah terlambat satu hari, takut busuk sayur-sayurannya. Semoga bisa cepet mereda cuaca buruknya,” imbuhnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler