Connect with us

Advertorial

Moling PBB – P2 Jadi Salah Satu Inovasi Peningkatan Pendapatan Daerah Bapenda Kabupaten Serang

Published

on

Kepala Bidang Penetapan dan Penagihan Bapenda Kabupaten Serang, Sofian Hadi mengungkapkan pada 2022 Bapenda Kabupaten Serang naikan target pendapatan, salah satunya dengan inovasi mobil keliling alias moling PBB – P2. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kabupaten Serang berhasil melampui target pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tahun 2021, lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebesar Rp88 miliar, menjadi sebesar Rp94 miliar atau 107,94 persen.

Sofian Hadi, Kepala Bidang Penetapan dan Penagihan Bapenda Kabupaten Serang mengatakan bahwa untuk tahun 2022 PBB mengalami kenaikan target menjadi 95 miliar.

“Artinya naik Rp 7 miliar. Jadi strategi dan inovasinya setiap tahun berubah, seperti tahun 2021 itu Inovasi adanya salah satu kebijakan yang di ubah dimasa pandemi seperti penghapusan pada denda administrasi sesuai pengajuan mereka,” katanya kepada BantenHits.com, Rabu 23 Febuari 2022.

BACA :  Perempuan Pemandu Lagu dan Pengelola THM Ramai-ramai Migrasi ke Serang Timur setelah Digusur di JLS

Program inilah yang menjadi target PBB pada tahun 2021 di kabupaten serang melebihi target, kesadaran masyarakat meningkat untuk membayar PBB yang telah menungak.

“Artinya itu yang kita bantu dan jadi signifikan justru yang bayar banyak,” ucapnya.

Kegiatan penagihan mobil keliling (Moling) PBB P2 yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Serang Bidang Penetapan dan Penagihan, juga menjadi bentuk pelayanan terpadu terhadap masyarakat agar memudahkan membayar Pajak dan meningkatkan pendapatan Pajak Daerah.

“Mobil keliling ini termasuk Inovasi dalam penegakan PBB, walaupun kalau untuk nilai tidak signifikan terhadap nilai PBB, tapi ini merupakan ibaratnya salah satu terobosan uji kepatuhan kepada masyarakat dalam membayar pajak PBB, karena buku 1, 2 dan 3 (PBB di bawah 5 juta-red) itu di bayar oleh masyarakat umumnya Kalau buku 4 dan 5 (PBB diatas 5 juta-red) itu oleh PT,” jelasnya.

BACA :  Buka Forkot ke 4, Wali Kota Berharap Olahraga Tradisional Membudaya di Kota Tangerang

Mobil keliling banyak mendapatkan apresiasi dari masyarakat, karena pembayaran PBB menjadi lebih mudah dan dekat.

“Di tahun 2021 mobil keliling (moling) itu cuma ada satu yunit kita bisa memperoleh pajak PBB dari buku 1, 2 dan 3 itu sebanyak 566 juta dari 16 kecamatan, ternyata moling mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat karena bayarnya dekat dari masyarakat dan terjadwal,” tegasnya.

Pada tahun 2022 ini Mobil keliling bertambah menjadi 2 yunit dan akan melayani pembayaran PBB secara keliling di 29 kecamatan di kabupaten serang.

“Pada saat rapat evaluasi PBB itu masukan dari para camat bahwa moling pada tahun 2022 ini dilakukan di 29 kecamatan, Alhamdulillah Pemda juga mensuport dengan penambahan mobil moling, itu bener-bener kita uji kepatuhan Masyarakat dalam membayar PBB itu,” ungkapnya.

BACA :  Pemerintah Pastikan Tak Akan Memberatkan Warga soal Harga Vaksin Covid-19, Ini Bocoran Infonya

Bapenda Kabupaten Serang saat ini kata Sofiyan, sedang melakukan cetak masal Surat Pemberitahuan Pajak Terutang atau SPPT tahun 2022 untuk kemudian dibagikan Kepada Masyarakat.

“Tapi kebijakan aturan yang 2022 ini belum keluar, penghapusan denda adrimistrasi masih atau tidak saya belum tau, tapi yang jelas moling itu pasti ada pendekatan kepada masyarakat tentang uji kepatuhan mereka dalam membayar PBB,” jelasnya.

“Mudah-mudahan aja di tahun 2022 juga over target bukan hanya 95 persen apalagi di bawah, mudah-mudahan lebih dari segitu, kalau PBB meningkat otomotif pendapat daerah juga meningkatkan mempengaruhi hal lainya,” tungkasnya. ADVERTORIAL

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler