Connect with us

Advertorial

Tingkatkan Indeks Literasi Masyarakat, DPKD Kabupaten Serang Terapkan Perpustakaan Keliling dan Silang Layang

Published

on

DPKD Kabupaten Serang terus memberikan layanan program silang layang dan mobil keliling guna meningkatkan indeks literasi di masa pandemi COVID-19.(BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Guna meningkatkan indeks literasi di masa pandemi COVID-19, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah atau DPKD Kabupaten Serang terus lakukan program silang layang dan mobil keliling.

Heryadi Marfudi Senaaji, Kabid Pengolahan Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan mengatakan, silang layang adalah program yang bisa diajukan oleh perpustakaan desa untuk meminjam buku dari perpustakaan daerah.

“Sistem silang layang itu kita pinjamkan buku selama 6 bulan. Kalau banyak yang baca mau perpanjang kita berikan lagi selama 6 bulan, dan kalau mau di tukar itu boleh dengan kita berikan judul yang berbeda lagi, tujuannya untuk meningkatkan pengunjung,” jelasnya kepada BantenHits.com di kantornya, Sabtu 26 Febuari 2022.

BACA :  Asyik! Selama Puasa Pegawai di Pemkab Tangerang Bisa Buka Puasa bareng Keluarga

Untuk peningkatan indeks literasi ini DPKD Kabupaten Serang membagi dengan beberapa kelompok. Pertama peningkatkan sarana, dan kedua pemberdayaan perpustakaan.

“Kalau program perpustakaan keliling (pusling) dijalankan takut yah karena COVID-19 ini, tapi walaupun kita menunggu permintaan jumlah anggaran itu terserap habis, melayani panggilan saja sudah habis,” paparnya. 

Meskipun dengan keterbatasan yang ada, seperti anggaran perpustakaan keliling di Kabupaten Serang masih kurang 40 persen, program ini bisa dijalankan dengan baik dan bisa terserap.

“Prasarana pusling ini ada 5 mobil, namun yang terpakai hanya 2, nah kita melayani perpustakaan keliling hanya berdasarkan panggilan saja di masa COVID-19 ini,” tegasnya.

Pelayanan perpustakaan keliling dan silang layang diberikan DPKD Kabupaten Serang berikan kepada masyarakat Kabupaten Serang. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Sementara itu, Lutfi Pustakawan Muda DPKD Kabupaten Serang mengatakan, untuk permintaan pusling tahun 2022 sudah ada empat kecamatan yang meminta datang.

BACA :  Wahidin Halim ke Para Pejabat di Banten: Terlalu, Jika Ada yang Korupsi Anggaran Covid-19

“Ada Ciomas Cinangka Kragilan dan Baros untu tahun ini yang meminta perpustakaan keliling. Permintaan bayak tapi kita liat keadaan pandemi COVID-19 di wilayah harus hati-hati lah intinya,” jelasnya.

Untuk program silang layang sendiri di tahun 2022 ditargetkan hanya bisa menerima 10 lembaga yang bisa meminjam.

“Tahun ini kita taget 10 lembaga yang lakukan silang layang, jadi kondisi COVID-19 pelayanan menurut kita jemput bola misalnya kita bawa bukunya ke taman baca, jadi itu untuk genjot indeks membaca dengan protokol kesehatan,” tegasnya.

“Keberadaan dari perpustakaan keliling ini untuk meningkatkan indeks pengetahuan dan juga menyampaikan program termasuk prokes juga,” pungkasnya. (ADVERTORIAL)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler