Connect with us

Berita Terbaru

Pintu Kamar Didobrak, SM yang Tengah Tidur dengan Istri Dihujani Tikaman Belati

Published

on

ILUSTRASI PEMBUNUH SANTRI PONPES BANI UTSMAN

SM yang tengah tidur dengan istrinya dihabisi oleh pamannya sendiri di Villa Balaraja, Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Jumat, 25 Februari 2022. FOTO ILUSTRASI Kejahatan. (Dok. BantenHits)

Tangerang – Warga Villa Balaraja, Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Jumat, 25 Februari 2022 dibuat geger.

Sebuah peristiwa berdarah terjadi di salah satu rumah warga, SM (29). Dia ‘mandi’ darah usai dihujani tikaman belati JS (31) yang merupakan pamannya.

Kapolsek Balaraja, Kompol Herry Fitriyono menjelaskan, JS nekat membunuh SM akibat sakit hati dikarenakan korban kerap kali menagih utang Rp 10 juta kepada pelaku.

Pelaku merasa, cara korban menagih utang tidak sopan, bahkan tidak menghormatinya sebagai paman.

BACA :  SANTRI Akan Berjuang Habis-habisan untuk Menangkan Orang Baik di Pilkada Kabupaten Serang

“Pelaku JS (31) paman korban mendatangi rumah korban lalu menendang pintu rumah korban sehingga terbuka, dan rusak masuk ke kamar korban yang sedang tidur dengan istrinya, lalu pelaku menusuk korban di sekitar dada korban dengan menggunakan pisau yang dibawa oleh Pelaku,” ujar Herry melalui keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com, Sabtu 26 Febuari 2022.

Beberapa saat setelah kejadian, petugas Polsek Balaraja berhasil mengamankan pelaku JS tidak jauh dari lokasi kejadian di Villa Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

“Dari hasil penangkapan personel mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa pisau pelaku dengan sarungnya yang dibuang di lokasi kejadian dan satu stel baju celana milik korban yang digunakan dan satu stel baju celana milik pelaku,” bebernya.

BACA :  Cilegon-Jakarta Cuma 20 Menit Naik Helicity; Sekali Jalan Rp2,5 Juta

Untuk keperluan penyelidikan, lanjut Herry korban dilakukan identifikasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk diautopsi oleh Tim Forensik Biddokkes Polda Banten.

Atas perbuatannya pelaku telah dilakukan penahanan ditetapkan pasal 340  KUHP jo 351 ayat (3) KUHP pembunuhan dan terancam hukuman penjara seumur hidup atau hukuman 15 Tahun Penjara.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler