Connect with us

Berita Terbaru

Polisi Belum Tetapkan Pelaku Penimbun 24 Ton Minyak Goreng di Lebak Sebagai Tersangka

Published

on

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga saat memberikan keterangan pers (Tangkap layar video resmi Humas Polda Banten)

Serang – Kasus penimbunan 24 Ton minyak goreng di sebuah rumah di warga Desa Cempaka, Kecamatan Warunggunung, Lebak, pada Jumat 25 Februari lalu masih barlanjut.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan, saat ini polisi terus mencari alat bukti tambahan dan belum menetapkan MK (32) sebagai tersangka.

“Terkait perkembengan kasus penimbunan minyak goreng di Warunggung sampai saat ini penyidik Satreskrim Polres Lebak belum menetapkan status tersangka terhadap MK,” katanya, 1 Maret 2022.

“Karena sesuai prosedur dalam hukum acara pidana, alat bukti perlu dipenuhi terlebih dahulu oleh penyidik untuk ditampilkan dalam gelar perkara,” tambahnya.

BACA :  Pemkab Lebak Perbaiki Drainase melalui Padat Karya

Untuk memenuhi alat bukti tersebut, Shinto menerangkan, jika penyidik telah melakukan permintaan pemeriksaan terhadap ahli dari Disperindag Provinsi Banten untuk menetentukan pemenuhan unsur pasal dalam Undang-Undang Perdagangan.

“Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli guna menentukan pemenuhan unsur pasal. Penyidik juga sudah mengetahui identitas sumber barang yang didistribusikan ke MK dan akan dilakukan pemanggilan guna permintaan keterangan pada minggu ini,” tuturnya.

Shinto juga menjelaskan, penyidik telah melakukan permintaan keterangan terhadap supir truck tronton.

“Supir truck tronton yang digunakan sebagai alat angkut sudah diperiksa. Pemilik tempat sekaligus pemilik barang, MK juga sudah dimintai keterangan oleh penyidik,” terang Shinto

Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan keterangan ahli dan beberapa orang tersebut di atas diperoleh, maka akan dilakukan gelar perkara oleh penyidik untuk menentukan penetapan tersangka.

BACA :  Modal Suara Ulama dan Santri di Pandeglang, Thoni-Imat Resmi Mendaftar ke KPU

Terakhir, Shinto mengatakan barang bukti minyak goreng masih disita oleh petugas.

“Status 24 ton minyak goreng masih dalam penyitaan penyidik Satreskrim Polres Lebak,” tutup Shinto.

Editor : Engkos Kosasih



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler