Connect with us

Berita Terbaru

MTQ XXXIX Lebak Bakal Telan Anggaran Rp900 Juta; Digelar 27-29 Maret 2022

Published

on

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Lebak Iyan Fitriyana menyebutkan pemerintah daerah menyiapkan anggaran Rp900 juta pelaksanaan MT XXXIX. (Dok. Pribadi)

Lebak- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menyiapkan anggaran Rp900 juta untuk pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIX di Rangkasbitung.

“Rencananya, pelaksanaan MTQ akan kita selenggarakan pada 27-29 Maret. Lokasinya di wilayah Rangkasbitung dan sekitarnya,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Lebak Iyan Fitriyana kepada awak media, Selasa, 8 Maret 2022.

“Kalau angka pastinya saya harus cek dulu. Tapi diperkirakan mencapai Rp900 juta,”tambah mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini.

Pelaksanaan MTQ XXXIX ini berdasarkan hasil kesepakatan. Di mana, belakangan ini tren Covid-19 mengalami penurunan sejak awal Maret 2022.

BACA :  Warga Rawa Arum Tuding PT LCI Penyebab Banjir dan Perabotan Rusak

Meski demikian, kata Iyan, ada beberapa kegiatan yang juga dihilangkan untuk mencegah angka Covid-19 mengalami lonjakan seperti kegiatan pawai taaruf.

Bahkan, lokasi MTQ tersebar di delapan lebih pondok pesantren di wilayah perkotaan. Tujuannya untuk mencegah kerumunan dan penularan virus Corona.

“Ada beberapa lokasi yang kita siapkan untuk kegiatan MTQ. Jadi, tidak difokuskan pada satu kecamatan atau satu tempat. Karena kita khawatir bisa menimbulkan kerumunan dan memicu penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Saat ini, lanjutnya, persiapan MTQ XXXIX sudah mencapai 40 persen. Rencananya, pendaftaran peserta MTQ akan ditutup pada 11 Maret.

Setelah itu, lanjut Iyan, panitia akan melakukan verifikasi terhadap semua peserta dari 28 kecamatan. Upaya tersebut untuk mencegah masuknya peserta MTQ dari luar daerah.

BACA :  Peraturan Ini Jadi Dasar Kades Nameng Tarik Pungutan ke Sopir Truk Pasir

“Kita ingin pastikan semua peserta MTQ berasal dari Lebak. Tidak boleh ada peserta yang dari luar kabupaten atau bahkan luar provinsi,”ujarnya.

“Jika ada kafilah dari kecamatan yang dari luar, maka akan langsung didiskualifikasi,”sambungnya.

Hal ini sebagai bentuk komitmen Pemkab dan LPTQ Kabupaten Lebak dalam pembinaan qari dan qariah lokal. Sehingga, mereka bisa berkembang dan mendapatkan kesempatan berkompetisi pada MTQ tingkat kabupaten.

“Pokoknya kita larang. Karena itu, kita minta kafilah dari 28 kecamatan enggak mengirimkan peserta cabutan,” ungkapnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler