Connect with us

Berita Pemda

Kondisi Pandemi COVID-19 Masih Jadi Pertimbangan Utama Penyusunan Program Kerja 2023 Pemkab Serang

Published

on

Pandemi COVID-19 yang sudah melanda Indonesia sejak dua tahun lalu, masih jadi pertimbangan utama penyusunan Program Kerja 2023 Pemkab Serang. (Foto: covid19.go.id)

Serang – Pandemi COVID-19 masih menjadi pertimbangan utama penyusunan program kerja 2023 Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Serang.

Karenanya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri berpesan agar para Kepala Bagian (Kabag) dan Kepala Sub Bagian (Kasubag) menyesuaikan anggaran dalam menyusun program di tahun 2023 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Entus usai membuka Forum OPD di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Serang Tahun 2022 bertemakan “Dengan perencanaan yang akuntabel dan transparan kita tingkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah”, di Aula Tb Saparudin, Kamis, 10 Maret 2022. 

BACA :  Setiap Desa di Pandeglang Diminta Menyiapkan Rumah Isolasi Covid-19 untuk Isolir Warga dari Zona Merah

Turut hadir pada forum tersebut Wakil Ketua Komisi DPRD Abdul Kholiq, Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur, Rudi Suhartanto, Asisten Daerah (Asda) I, Nanang Supriatna, Asda II Hamdani, Asda III Ida Nuraida, para kabag, kasubag dan perwakilan OPD terkait

“Kami menggelar forum OPD dalam rangka menyusun program kerja tahun 2023. Untuk tahun 2023 saya pesankan kepada para kepala bagian, kasubag agar menyesuaikan tentunya dengan kemampuan dengan anggaran daerah, terutama plafon (batasan) yang sudah diberikan dan direncanakan setda,” kata Entus.

Penyusunan program kerja, lanjutnya, harus memperhitungkan bahwa 2023 masih dalam kondisi imbas pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Diharapkan, pada Tahun 2023 sudah ada kenaikan program kerja yang signifikan.

BACA :  Dear Ortu, Jangan Biasakan Izinkan Teman Anak Sering Menginap! Petiklah Pengalaman Berharga dari Kisah di Carenang Serang Ini

“Akan tetapi dalam penyusunan sementara ini kita belum terlalu optimis, apalagi sekarang masih devisit,” ungkapnya.

“Di samping itu juga untuk Setda sudah mempunya IKU (Indikator Kinerja Utama). Itu yang paling pokok yang harus diperhatikan. Kemudian juga terkait RPJMD 2021-2026 yang menjadi tupoksi setda, serta masukan-masukan dari DPRD ini yang harus menjadi perhatian,” paparnya lagi.

Entus berharap, 2023 pandemi sudah menjadi endemi sehingga bisa lebih efektif lagi dalam menjalankan tugas programnya.

Asda III Kabupaten Serang Ida Nuraida mengatakan, sebelum merencanakan kegiatan 2023 pihaknya terlebih dahulu mengevaluasi program kegiatan tahun 2022 dan 2021.

“Sebenarnya apa kegiatan yang tidak terserap, masalahnya apa, sesuai azas good goverment dan good governance. Hal itu dicari permasalahanya dan diperbaiki di tahun 2023 baik sistem kelembagaan dan pertanggungjawaban untuk mempertahankan Opini WTP BPK RI,” ujar Ida.

BACA :  Agil Zulfikar Dilantik Jadi Ketua DPRD Lebak; Termuda se-Indonesia

Oleh karena itu, lanjutnya, seluruh elemen perlu mendalami dan memperbaiki penatausahaan pemerintah, memperbaiki koordinasi dan komunikasi kepada seluruh penyelenggara negara.

“Kabupaten Serang terus berupaya memperbaiki MCP KPK di bidang penatausahaan keuangan dan aset daerah, menajemen SDM dan meningkatkan kualitas perencanaan,” terang Ida.

Ida berkeinginan melalui Forum RKPD Setda bisa memberikan support kepada kepala daerah, dan komunikasi dan koordinasi dengan para OPD teknis.

“Sehingga pimpinan daerah bisa optimal mencapai visi dan misinya, untuk mencapai kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang,” tutur Ida.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler