Connect with us

Berita Utama

Bos Narkoba Kakap Mulai Masuk Banten, Kapolda Serukan Jajaran Miskinkan Para Pelaku

Published

on

Tersangka peredaran gelap narkoba yang diamankan di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.(BantenHits.com/Mahyadi)

Serang – Upaya penyelundupan 34,3 kilogram sabu dan 1.600 butir ekstasi lewat pesisir pantai Banten berhasil digagalkan jajaran Polres Pandeglang.

Peristiwa ini membuktikan, para mafia bisa narkoba kelas kakap mulai masuk Banten, tanah berjuluk seribu kiai dan sejuta santri.

Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto memerintahkan penyidik Direktorat Narkoba dan Satnarkoba Polres jajaran untuk bertindak tegas terhadap bandar dan pengedar narkoba dengan memiskinkan pelaku.

Perintah ini disampaikan Kapolda Banten saat melaksanakan analisa dan evaluasi bersama Direktur Narkoba Polda Banten dan Kapolres Pandeglang tentang perkembangan pengungkapan jaringan pengedar narkoba jalur pesisir Pandeglang, Jumat 11 Maret 2022.

BACA :  Olah TKP Lagi di Lokasi Tergulingnya Pikap Maut Pembawa Rombongan Santri, Polisi Datangkan Alat Canggih

“Saya minta penyidik tidak ragu untuk memiskinkan bandar dan pengedar narkoba dengan penerapan pasal money laundering dalam UU Narkotika, ini menjadi komitmen Polda Banten dalam perang terhadap narkoba,” kata Rudy.

Penyidik telah menerapkan pasal berlapis kepada jaringan pelaku yang ditangkap pada Selasa, 8 Maret 2022 lalu. Tidak hanya dengan Pasal 114 dan Pasal 112 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 5 tahun dan 20 tahun penjara, namun juga dengan Pasal 137 UU yang sama. 

“Segera tracing dan sita harta kekayaan para tersangka yang berasal dari kejahatan narkoba tersebut,” tegas Rudy.

Sebagaimana diketahui bahwa dari awal pengungkapan pada Selasa, 8 Maret hingga pengembangan pada Kamis, 11 Maret 2022, Polda Banten dan Polres Pandeglang berhasil menyita 34,3 kilogram sabu dan 1.600 butir ekstasi dari 7 tersangka.

BACA :  Dukung Aksi Buruh, Zaki Naik Mobil Komando

Selain itu, penyidik bergerak cepat untuk menyita 1 unit mobil Kijang Innova, 2 unit kapal kincang dan 1 unit kapal jukung milik tersangka.

“Dengan pemiskinan bandar dan pengedar narkoba juga pemidanaan yang maksimal terhadap mereka, kita yakin dapat memberi efek jera dan efek deterens terhadap kejahatan narkoba ini,” tutup Rudy.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler