Connect with us

Berita Utama

Jerit Pilu Keluarga Pasien RSUD Banten: Tolong Pak! Keluarga Kami Sedang Sakit, Kok Bapak dan Ibu Pejabat Malah Bikin Pesta?

Published

on

Suasana peresmian Gedung RSUD Banten, Rabu malam, 16 Maret 2022. (BantenHits.com/ istimewa)

Serang – Enam spot light di panggung utama peresmian gedung B RSUD Banten, bergantian menyapu tempat duduk tamu undangan dengan cahayanya yang megah.

Siluet lahir saat sorot lampu tertahan. Bayangan dan cahaya seolah tengah kejar-kejaran. Suara MC yang merdu diselingi gemuruh tepuk tangan membuat suasana Rabu malam, 16 Maret 2022 tampak sangat meriah.

Di sudut lain RSUD Banten, wajah Wawan tampak gelisah. Kemeriahan pesta peresmian di sebelah tak bisa menghapus rasa cemasnya.

Wawan adalah salah seorang keluarga pasien yang tengah dirawat di RSUD Banten. Alih-alih bebannya terangkat, suasana pesta di sebelah justru membuat dada Wawan semakin sesak.

BACA :  Tegas! Kombes Pol Ade Ary Syam Langsung Beri Sanksi Push Up Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Tangerang

Kepada wartawan, Wawan menumpahkan kekesalannya. Dia berharap protesnya bisa didengar oleh pihak-pihak yang menggelar pesta peresmian.

“Tolong, pak! Keluarga kami di sini sedang sakit, tapi bapak dan ibu pejabat kok malah bikin pesta mewah di rumah sakit sih. Kalau mau peresmian sewajarnya saja dong, lalu jangan malam hari begini,” ujarnya.

Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji dalam kesempatan itu mengatakan, pembangunan gedung RSUD Banten saat ini telah memiliki tiga gedung layanan utama. Untuk gedung yang baru diresmikan delapan lantai ini, dibangun dalam kurun waktu delapan bulan lamanya.

“Sehingga saat ini, RSUD Banten yang memiliki lahan seluas 10 hektar, sudah punya tiga gedung layanan utama, yakni gedung lama Rajawali, Gedung Hijau Cendrawasih, dan Gedung Biru Garuda,” jelasnya.

BACA :  Polres Tangsel Siagakan Seluruh Personel Amankan Imlek

Jadi Temuan BPK

Sekitar tiga bulan sebelum acara peresmian, persisnya 30 Desember 2022 Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK RI Perwakilan Banten menerbitkan keterangan resmi terkait
Penyerahan LHP Kinerja dan LHP Kepatuhan pada Pemerintah Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Dalam keterangan resmi itu, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Banten, Novie Irawati mengatakan, pada Semester II Tahun 2021, BPK Perwakilan Provinsi Banten telah melaksanakan pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan kepatuhan.

“Pemeriksaan Kinerja dilaksanakan antara lain atas Penyelenggaraan Pendidikan Vokasi dan Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 pada PemerintahProvinsi Banten,” kata Novie.

Sedangkan untuk pemeriksaan kepatuhan BPK dilaksanakan atas Belanja Daerah pada Pemerintah Provinsi Banten 2021.

BACA :  Ribuan Warga Pandeglang Gelar Aksi Solidaritas Muslim Rohingnya

Menurut Novie, BPK melaksanakan Pemeriksaan Kepatuhan atas Belanja Modal Infrastruktur dan Belanja Pemeliharaan Jalan Provinsi Banten TA 2021 hingga 30 November.

“Dari hasil pemeriksaan masih ditemukan ketidakpatuhan atas pelaksanaan belanja tersebut, antara lain kelebihan pembayaran atas pekerjaan pembangunan Gedung Rumah Sakit Umum Daerah Banten 8 lantai,” ungkapnya.

BPK tak menjelaskan secara detail, besaran kelebihan pembayaran pada pembangunan RSUD Banten delapan lantai tersebut.

Tiga bulan telah berlalu. Temuan BPK saat itu seolah tenggelam oleh decak kagum pengunjung yang hadir dalam peresmian itu.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler