Connect with us

Berita Utama

Heboh Uang Pensiunan Karyawan PT KS Rp 94 M Lenyap Gara-gara SiJaka, Ternyata Ada Juga Bapelkes yang Kerugiannya Sama ‘Gila’

Published

on

Para istri pensiunan karyawan PT Krakatau Steel Group menunjukkan nominal uang suami mereka yang tak kunjung cat setelah diinvestasikan Sijaka. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Program simpanan berjangka alias SiJaka Primkokas yang menjadi tempat investasi uang pensiunan ratusan karyawan PT Krakatau Steel Group tengah menjadi sorotan.

Pasalnya, saat ini uang pensiunan senilai Rp 94 miliar yang diinvestasikan SiJaka Primkokas tak bisa dicairkan. Sejumlah pensiunan telah melaporkan kasus ini ke Polda Banten, Selasa, 22 Maret 2022.

Kasus SiJaka mencuat ketika republik ini tengah dibuat tercengang oleh aksi tipu-tipu trading yang menyeret sejumlah pesohor yang dijuluki crazy rich.

Yang mengejutkan, kasus SiJaka ternyata bukan pertama kali terjadi di lingkungan PT Krakatau Steel. Sebelumnya, ada kasus Yayasan Bapelkes yang kerugian para korbannya sama-sama mencapai puluhan miliar.

BACA :  Ketika Pemuda dan Mahasiswa Banten "Pamer Jurus" di KPK Patahkan Tepisan WH soal Tak Tandatangani NPHD Hibah Pesantren

Hal tersebut diungkapkan Presidium Front Daulat Pribumi (FDP), Isbatullah Alibasja, Rabu, 23 Maret 2022.

“Ini miris sekali uang ratusan pensiunan karyawan PT KS yang seharusnya mereka mendapatkan award atas pengabdiannya di perusahaan negara tapi justru haknya terkatung-katung tidak jelas. Kasus ini bukan pertama kali, dulu kasus korupsi yang dilakukan oleh Yayasan Bapelkes PT KS. Itu puluhan miliar yang dikorupsi oleh Oknum Pengurus Yayasan Bapelkes dan oknum pengusaha,” ungkap Isbatullah.

Isbat menduga, program investasi Sijaka yang dikelola oleh Primkokas merupakan progam yang tidak jelas dan tidak menutup kemungkinan jika investasi tersebut merupakan investasi bodong.

“Jadi ada investasi uang, ada dana kesehatan karyawan, dihimpun terus dipakai untuk investasi, tapi investasinya bodong. Nah ini apakah akan terulang lagi pada kasus Primkokas PT KS? Nah ini ada dana investasi R 94 miliar, tapi pengelolaannya tidak jelas. Semacam investasi bodong, bertahun-tahun ratusan pensiunan karyawan PT KS menuntut uangnya kembali tapi mana uangnya? hilang entah ke mana!” bebernya.

BACA :  Zaki: Perusahaan Punya Peran Penting dalam Penanganan Kependudukan dan KB

Usut Tuntas

Isbat meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas dugaan praktik investasi bodong Primkokas yang merugikan ratusan pensiunan PT KS.

“Jajaran pembina, penasihat dan jajaran pengurus Primkokas harus dimintai keterangan. Aktor intelektual investasi yang diduga bodong di Primkokas ini harus dicari, adili mereka, hukum mereka seberat-beratnya. Ini harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Kami siap membantu dan mengadvokasi pensiunan PT KS yang dizalimi oleh Primkokas!” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Primkokas, Kohir hingga berita dipublikasikan belum merespons upaya konfirmasi awak media melalui telepon selulernya. Beberapa kali ditelepon, meski nomor ponsel Kohir aktif tapi belum diangkatnya.

BantenHits.com sedang terus mengupayakan untuk mendapatkan konfirmasi dari Pengurus Primkokas atau pihak terkait lainnya.

BACA :  Antisipasi Serangan Teroris, Polda Banten Gelar Simulasi Penanganan

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler