Connect with us

Berita Terbaru

Kiai Senang karena Santri Bisa Hidup Sehat, Ini Alasan Bupati Muda Wajibkan Jajarannya Beri Fasilitas Baik ke Pesantren

Published

on

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meresmikan bangunan Sanitren di Ponpes Asma’ul Husna, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (Foto: tangerangkab.go.id)

Tangerang – KH Endang Suharno, pimpinan Pondok Pesantren Asma’ul Husna, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, terlihat antusias saat menyaksikan peresmian sanitasi pondok pesantren (Sanitren) di lembaga yang dipimpinnya.

Peresmian Sanitren di Pondok Pesantren Asma’ul Husna, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa ini dilakukan langsung Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, Selasa, 22 Maret 2022.

Endang Suharno, mengucapkan syukur ke hadirat Allah karena pondok pesantrennya bisa mendapatkan bantuan pembangunan Sanitren untuk para santri santrinya.

“Alhamdulillah Pak Bupati saya ucapkan terima kasih dengan telah terbangunnya sanitasi pondok pesantren di Pesantren Asma’ul Husna ini. Sekarang para santri bisa melakukan kegiatan mandi, cuci, kakus dengan lebih baik lagi karena sebelumnya sangat tidak layak,” jelas Endang seperti dikutip BantenHits.com dari laman resmi Pemkab Tangerang.

BACA :  Pemilik Kios di Pasar Babakan Merasa Dibohongi PT Panca Karya Griyatama

Zaki mengatakan, peresmian sanitren Ponpes Asma’ul Husna Desa Tapos Kecamatan Tigaraksa merupakan bagian dari program RPJMD berbasis sanitasi pondok pesantren yang per hari ini sudah mencapai 346 unit. Zaki menargetkan minimal 600 unit sanitren bahkan lebih bisa tercapai sebelum 2023. 

“Jadi Tahun 2022 dan 2021 akhir, kita sudah mulai lagi menuntaskan program sanitasi berbasis pondok pesantren dalam rangka menunaikan tugas visi misi kita yakni Kabupaten Tangerang religius, karena kemarin sempat terhambat oleh pandemi COVID-19. Jadi saat ini kita kejar lagi,” ungkap Zaki.

Menurut Zaki, pondok pesantren yang menjadi sasaran program karena pondok pesantren adalah penghasil dan juga mendidik para calon generasi penerus alim ulama, para kiai.

BACA :  Ayu Balita Perempuan yang Ditemukan di Tembong Serang Diduga Dibuang Ibunya Sendiri

Karena itu, Pemkab Tangerang dengan visi misi religius berkewajiban untuk memberikan fasilitas kepada pondok pesantren sebagai sarana pendidikan Islam yang nantinya akan menjadikan masyarakat Kabupaten Tangerang yang agamis.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, baik Bappeda, tim fasilitator dan juga tim pengendali program yang kemudian bisa bekerjasama dengan masyarakat, GP Ansor, MUI Kab. Tangerang dan Kemenag, membangun sarana dan prasarana pondok pesantren di Kabupaten Tangerang,” bebernya.

Editor: Fariz Abdullah

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler