Connect with us

Berita Terbaru

Pemilik Warung Kecil Hati-hati! Pengedar Uang Palsu Beroperasi Malam Hari, Satu Ditangkap di Kota Serang

Published

on

Pengedar uang palsu menyasar warung kecil di Kota Serang. Foto ilustrasi: Barang bukti uang palsu yang diamankan dari sebuah kapal tanker yang berada di Pelindo II, Kota Cilegon. (Dok.BantenHits.com)

Serang – Kabar berikut ini sebaiknya jadi pengingat bagi para pemilik usaha, terutama warung kecil agar berhati-hati ketika menerima uang pembayaran.

Jumat, 25 Maret 2022, Polres Serang Kota mengamankan satu orang pengedar uang palsu yang beraksi pada malam hari dan menyasar warung kecil.

Pelaku berinisal MG diamankan warga saat berusaha melarikan diri usai beraksi mengedarkan uang palsu di Lingkungan Beberan Kelurahan Drangong, Taktakan, Kota Serang, Banten.

Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Hutapea mengatakan, pelaku beraksi pada Jumat dini hari dengan modus membeli rokok menggunakan uang palsu pecahan Rp 100.000 dua lembar.

BACA :  Dugaan Penganiayaan di Lingkungan Sekolah, SD Tunas Mulia Montessori Laporkan Orang Tua Siswa

“Modusnya penipuan dengan cara pelaku membeli empat bungkus rokok dengan menggunakan uang mainan atau palsu,” ujar Maruli di Kota Serang, Jumat, 25 Maret 2022 seperti dikutip BantenHits.com dari Kompas.com.

Pemilik warung berinsial Dn kemudian mengetahui uang yang diterimanya merupakan uang palsu.

Mengetahui aksinya diketahui pemilik warung, pelaku sempat berusaha melarikan diri menggunakan motornya.

Namun, usahanya tersebut gagal karena pelaku berhasil ditangkap oleh Dn. Sejumlah warga yang mengetahui aksinya itu kemudian kesal dan menghakimi pelaku.

Saat itu, petugas polisi yang sedang berada di lokasi langsung mengamankan pelaku dari amukan warga.

Begitu diperiksa, polisi menemukan total uang palsu sebanyak Rp 900 ribu dengan pecahan Rp 100 ribu empat lembar dan pecahan Rp 50 ribu 10 lembar.

BACA :  Terpilih Jadi Wakil Walikota, Sanuji Pentamarta Bakal 'Mati-matian' Bangun Kota Cilegon

“Kami mengamankan pelaku dan barang bukti ke Polsek Taktakan kemudian diserahkan ke Unit Reskrim untuk di amankan,” kata Maruli.

Kapolsek Taktakan, AKP Tohirudin menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

“Kasusnya masih didalami, masih kita periksa pelakunya. Perkembangan lebih lanjut nanti akan kita ekspos,” ujar Tohir.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler