Connect with us

Berita Terbaru

Pelaku Begal di Cipanas Lebak Ditembak Polisi; Ternyata Residivis

Published

on

Polres Lebak saat ungkap kasus penangkapan pelaku begal motor pelajar di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak. (Bantenhits/Fariz Abdullah)

Lebak- Tim Serigala Polres Lebak berhasil mengamankan dua pelaku begal di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak. Masing-masing MA (23) dan VPA (24).

Keduanya merupakan warga Kabupaten Serang. Mereka terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha melarikan diri saat diamankan petugas.

Kapolres Lebak, AKBP Wiwin Setiawan menerangkan kedua pemuda ini diamankan karena telah melakukan tindakan melawan hukum.

Ya, mereka nekat mencuri kendaraan yang dikemudikan oleh Laila Salma (15) dan Diar (16) pelajar SMK Negeri 1 Cipanas.

“Pelaku berhasil diamankan tim Satreskrim termasuk dengan penadahnya HS asal Kabupaten Serang,”kata Wiwin kepada awak media saat ungkap kasus di Mapolres Lebak, Kamis, 31 Maret 2022.

BACA :  Besok, AP II Berlakukan Sistem Buka Tutup di Perimeter Utara

Wiwin menerangkan dalam menjalankan aksinya mereka berpura-pura minta dibantu untuk diantar dengan cara sepeda motornya di stut (didorong kaki) karena mogok. Dua pelajar yang tidak menaruh curiga pun rela membantu mereka.

“Lalu diajak berputar-putar. Setelah di tempat sepi mereka mengeluarkan senjata tajam dan mengambil motor korban,”katanya.

Aksi serupa juga ternyata dilakukan oleh mereka terhadap dua bocah di Kecamatan Leuwidamar.

“Ada dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) Cipanas dan Leuwidamar. Nah jadi sasaran nya ini anak-anak di bawah umur atau wanita yang mengendarai motor,”tuturnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Lebak, AKP Indik Rusmono mengatakan kedua pelaku ini diamankan di sekitar Kecamatan Cipanas termasuk barang bukti.

BACA :  Gempa 6,4 SR, Sidang di Pengadilan Negeri Serang sempat Ditunda

“Tiga motor kita amankan. Dua hasil curian, satu lagi kaki mereka. Motor hasil curian sudah dijual ke penadah di Kabupaten Serang,”katanya.

Kata Indik, dari hasil pemeriksaan kedua pelaku ternyata merupakan seorang residivis tindak pidana pencurian dan pengeroyokan.

“MA residivis maling motor dan VPA ini pengeroyokan di Kabupaten Serang,”katanya.

“Mereka menjual motor kepada HS sebesar Rp1,5 juta per unit,”tambahnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku begal dijerat pasal 365 KUH Pidana tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler