Connect with us

Berita Terbaru

Selama Ramadan Banten Harus Kondusif! Polda Musnahkan Miras, Narkoba hingga Knalpot Brong

Published

on

12.000 botol miras dimusnahkan Polda Banten, Jumat 1 April 2022. Selain miras dimusnahkan juga narkoba dan knalpot brong. Polda Banten ingin suasana puasa di Banten kondusif. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Jelang bulan Ramadan tahun 2022 dan Idul Fitri 1443 H, Polda Banten melakukan pemusnahan 12.000 botol miras berbagai merk, 357 bungkus ciu dan 1 jerigen ciu.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari mengatakan, pemusnahan tersebut hasil penindakan dalam rangakaian Operasi Pekat Maung 2022 yang telah dilaksanakan selama dua minggu menjelang bulan suci Ramadan di masing-masing wilayah Polres.

“Fokus pada upaya memelihara kondusifitas wilayah hukum Banten jelang Ramadan, Kapolda Banten telah menginstruksikan kepada para PJU dan Kapolres jajaran untuk melakukan operasi cipta kondisi dengan beragam sasaran terutama minuman keras atau miras,” ujar Wakapolda Banten saat sambutan, Jumat 1 April 2022.

BACA :  Dua Buronan Pelaku Pencabulan terhadap Anak di Sobang Diringkus Polres Pandeglang

Selain itu Polda Banten juga memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 32,003 kg, ekstasi sebanyak 1.592 butir dan ketamin sebanyak 1,042 kg.

“Ada juga narkoba dan sasaran lain seperti petasan, knalpot brong atau racing yang dapat mengganggu kekhidmatan masyarakat jalankan ibadah puasa,” ungkapnya.

Ia juga berharap kepada seluruh pihak untuk ikut dan bersinergis serta berpartisipasi aktif dalam cegah penyalahgunaan narkoba dan peredaran miras di wilayah hukum Polda Banten.

“Selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1443 H dengan khidmat karena Polda Banten selalu total dalam menjaga kondusifitas kamtibmas saat Ramadhan dan Lebaran mendatang,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

BACA :  Ibu Muda Ancam Bugil Jika Anaknya Tak Masuk SMP Negeri 12 Tangsel


Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler