Connect with us

Berita Terbaru

Tuding Ada Monopoli Usaha di PT Krakatau Posco, Pengusaha Lokal di Cilegon Serukan Pembubaran KPFA

Published

on

Massa aksi para pengusaha lokal yang tergabung Aliansi Masyarakat Cilegon Menggugat (AMCM) menggelar aksi unjuk rasa di PT Krakatau Posco, Jumat, 1 April 2022. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Puluhan massa para pengusaha lokal di Kota Cilegon yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cilegon Menggugat (AMCM) menggelar aksi unjuk rasa di PT Krakatau Posco, Jumat, 1 April 2022.

Dalam aksinya masa menuding jika perusahaan patungan PT Krakatau Steel dengan Pohang Steel and Iron Company tersebut telah melakukan monopoli usaha dan tidak memberikan peluang usaha kepada pengusaha lokal.

Dalam orasinya Isbatullah Alibasja Koordinator Aksi unjuk rasa mengungkapkan, pihaknya mensinyalir terdapat monopoli usaha dilakukan oleh PT Krakatau Posco menggunakan perusahaan asal Korea Selatan yang tergabung dalam Krakatau POSCO Family Association (KPFA).

Gabungan perusahaan ini dinilai merugikan masyarakat dan pengusaha lokal karena proyek dan tender di pabrik baja tersebut dikerjakan oleh mereka.

BACA :  Musancab Demokrat Diduga Bermasalah, Puluhan Ketua PAC se-Kabupaten Serang Sampaikan Mosi Tidak Percaya

“Pengusaha lokal tidak diberikan kesempatan, pengusaha lokal dipecah belah hanya dikasih proyek tulang, yang makan siapa, orang Korea Kita minta KPFA dibubarkan,” kata Isbatullah Alibasja dalam orasinya.

Massa aksi menuntut agar pengusaha dan masyarakat lokal dilibatkan dalam setiap tender dan proyek di KS Posco. Ia mengancam jika tuntutan massa aksi tak dikabulkan, mereka mengancam akan melakukan aksi lagi setelah Lebaran.

“Tuntutan kita jelas, KPFA harus dibubarkan, kasih kesempatan kepada masyarakat, pengusaha lokal untuk menikmati investasi yang dijanjikan pemerintah,” katanya.

Menjawab tuntutan massa aksi, Public Relation & General Affair Department Head, Edwin Sumiroza mengatakan perusahaan secara serius menindaklanjuti tak hanya terkait di bidang ketenagakerjaan tapi juga aspirasi yang disampaikan melalui unjuk rasa hari ini terkait kesempatan peluang usaha bagi pengusaha lokal.
 
“Selain secara konsisten mendorong perusahaan mitra pendukung di Krakatau POSCO agar selalu memaksimalkan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen yang diadakan, aspirasi pengusaha lokal juga tentunya turut menjadi perhatian dalam kesempatan peluang usaha,” kata Edwin.
 
Sejauh ini, kata dia, pihaknya mendukung program pemerintah untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, Krakatau POSCO memberikan kontribusinya melalui program magang yang dimulai pada tahun 2020.

BACA :  Remaja Nahas Dipastikan Fahmi Kamri

Sejalan pula dengan program dari Wali Kota Cilegon, di tahun 2022, Krakatau POSCO kembali mengadakan program magang dengan tajuk Krakatau POSCO Apprentice Program 2022.

Program ini diprioritaskan bagi warga sekitar Perusahaan lulusan SMA maupun SMK di bidang Teknik. Program magang diselenggarakan dengan berdasar pada salah satu pilar Corporate Citizenship yakni “Society with Krakatau POSCO” dimana Perusahaan sebagai masyarakat industri merangkul masyarakat di lingkungan terdekat dengan Perusahaan untuk memberikan pengalaman kerja terbaik yang bermanfaat bagi kehidupan di masa yang akan datang ketika telah benar-benar terjun langsung ke dunia kerja yang sesungguhnya.
 
Pembukaan Krakatau Posco Apprentice Program 2022 diumumkan pada bulan Januari 2022 dan dilanjutkan dengan proses seleksi hingga Maret 2022 dan terpilihlah 100 orang yang akan mengikuti program tersebut setelah melalui seleksi yang ketat.
 
Perusahaan yakin bahwa semua pihak di Kota Cilegon memiliki harapan agar segera terlaksana penambahan kapasitas pabrik, sehingga nanti akan terbuka pula peluang dan kesempatan usaha dan bekerja yang lebih luas lagi.
 
“Mari kita jalin kerja sama yang positif dari dan untuk seluruh pihak agar iklim investasi di Kota Cilegon semakin baik lagi,” tambahnya.

BACA :  Usai Belanja, Pria Paruh Baya Asal Pagedangan Ini Tewas

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler