Connect with us

Berita Utama

Nanti di Jakarta Diberi Ongkos’, Ini Chat Penghasut Demo di Jakarta 11 April 2022

Published

on

Pelajar di Kota Tangerang diamankan pihak kepolisian karena kedapatan akan ikut demo di Jakarta.(BantenHits.com/Hendra Wibisana)

Tangerang – Para pelajar dari Tangerang yang hendak mengikuti aksi 11 April 2022, diduga dihasut pihak tak bertanggungjawab. Polisi telah menemukan bukti chat WhatsApp ajakan agar pelajar ikut demo ke Jakarta.

“Kami dalami (dalang yang mengajak demo). Dari beberapa anak isi chat-nya itu, di antara mereka menyampaikan tidak punya ongkos untuk ke Jakarta. Terus ada balasannya silakan naik apa saja nanti di Jakarta akan diberikan ongkos,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin saat dihubungi, Selasa, 12 April 2022 seperti dikutip BantenHits.com dari detik.com.

Diketahui, Polres Metro Tangerang Kota menangkap 92 orang pelajar di Tangerang yang hendak ikut demo di gedung DPR, Jakarta Pusat, pada 11 April 2022.

BACA :  Guru SD Negeri di Mauk Kepergok Mesum Sama Bos Sembako, Pengakuannya Bikin Petugas Geleng Kepala

Komarudin mengatakan pihaknya kini sedang memetakan sejumlah pihak yang terindikasi terlibat dalam ajakan demo para pelajar tersebut. Tindakan itu dinilai Komarudin sangat merugikan para pelajar.

“Nah, ini masih terus kita petakan. Mereka yang memanfaatkan anak-anak sekolah untuk ikut ke dalam aksi yang pastinya akan merugikan anak-anak sekolah itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, polisi juga mendapati sejumlah bukti percakapan dalam ponsel para pelajar itu yang memperlihatkan ajakan untuk berdemo ke Jakarta. Komarudin menyebut pihaknya sedang melakukan penelusuran lebih lanjut.

“Itu semua komunikasinya memang ada ajakan terus pembahasan tentang Jakarta, titik kumpul, dan sebagainya. Ini yang bisa kita temukan. Masih kita dalami, kita tracing, nomor-nomor HP yang ada atau yang mengajak,” bebernya.

BACA :  Lebak Ninja Club Santuni Ratusan Anak Yatim

Editor: Fariz Abdullah

 

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler