Connect with us

Berita Terbaru

Wacana Jokowi Tiga Periode Dipastikan Ambyar, Mesin Politik di Kabupaten Serang Mulai Dipanaskan Partai Golkar

Published

on

Ketua DPD Golkar Kabupaten Serang Fahmi Hakim menyatakan Golkar siap menghadapi Pemilu 2024.(BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Dewan Pimpinan Daerah atau DPD Partai Golkar Kabupaten Serang menyatakan siap menghadapi Pemilu 2024. Sebagai bukti kesiapan, mereka telah menggelar konsolidasi pada Senin, 11 April 2022.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Serang, Fahmi Hakim menyebut, konsolidasi yang dilakukannya untuk memanaskan mesin politik Golkar di Kabupaten Serang.

“Hari ini kami berkumpul, konsolidasi penguatan mesin politik Golkar pada 2022 telah clear. Dan Golkar telah siap menghadapi Pemilu 2024,” kata Fahmi Hakim kepada awak media, termasuk wartawan BantenHits.com Mahyadi, Senin 11 April 2022.

Fahmi Hakim mengakui, untuk strategi kemenangan, perlu pengungatan dari Partai Golkar sampai penataan struktur kepartaian hingga ke tingkat ranting, dalam rangka konsolidasi untuk mengisi per TPS, dan saksi per TPS.

“Maka itu secara rutin, buka bersama dengan pengurus partai. Bahkan kita diberikan kebaikan sedekah oleh Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah,” ujar Fahmi Hakim.

BACA :  Teridentifikasi dari DNA Anak Tunggalnya, Ini Pesan Terakhir Korban Lion Air

Tak hanya itu, Fahmi Hakim mengakui, bahwa dirinya sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Serang, mendukung segala program Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, dan sudah sukses dalam memimpin.

“Makanya kader Golkar siap memperjuangkan langkah beliau dan melanjutkan pembangunan. Sambil kita berjuang untuk kemenangan Pileg 2024, dengan peningkatan suara 30 persen di Kabupaten Serang,” pungkasnya.

Airlangga Irit Bicara

Dikutip BantenHits.com dari Kompas.com, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, irit bicara saat dimintai tanggapannya terkait perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melarang para menteri berbicara soal wacana menunda Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dan presiden tiga periode.

Airlangga mengatakan, pernyataan Jokowi sudah jelas sehingga dia tidak perlu lagi menyampaikan penjelasan.

“Itu saya rasa itu sudah jelas. Kalau di dalam RUU (rancangan undang-undang) itu normanya jelas, penjelasannya tidak perlu,” kata Airlangga di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 7 April 2022.

BACA :  PT BGD Tetapkan Empat Bank yang Akan Diakuisisi Pemprov Banten

Ketua umum Partai Golkar itu enggan menjawab dan terus berjalan menjauhi wartawan saat ditanya lebih lanjut soal sikap terkini Golkar soal wacana menunda pemilu dan presiden tiga periode.

Golkar merupakan salah satu partai yang mengusulkan wacana memperpanjang masa jabatan presiden jadi tiga periode.

Dalam kunjungan kerja ke Siak, Riau, 24 Februari 2022, Airlangga menerima aspirasi petani yang ingin pemerintahan Jokowi berlanjut sampai tiga periode.

“Aspirasinya kami tangkap tentang keinginan adanya kebijakan berkelanjutan dan juga ada aspirasi kebijakan yang sama bisa terus berjalan. Tentu permintaan ini, yang menjawab bukan Menko, karena Menko tadi menjawab urusan sawit,” kata Airlangga saat itu

Dia mengatakan, sebagai ketua umum partai dia harus siap menerima aspirasi tersebut. Ia menyebutkan, tugas ketua umum partai adalah menyerap aspirasi rakyat, termasuk aspirasi agar masa jabatan Jokowi diperpanjang.

BACA :  Dindik Pandeglang Dukung Penghapusan UN, Dewan Justru Khawatir Semangat Belajar Siswa Menurun

“Kami akan bicarakan aspirasi ini dengan pemimpin partai politik yang lain, dan bagi kami, bagi partai Golkar aspirasi rakyat adalah aspirasi partai, oleh karena kami akan terus menerima aspirasi rakyat dan tentu akan disalurkan,” ujar Airlangga ketika itu.

Saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Selasa lalu, Presiden Jokowi melarang para menterinya menyuarakan wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden. Jokowi meminta jajarannya tidak berpolemik terkait isu ini dan fokus bekerja.

“Jangan menimbulkan polemik di masyarakat, fokus pada bekerja dalam penanganan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi,” kata Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi menegaskan, dirinya tidak ingin lagi mendengar ada yang menyuarakan wacana presiden 3 periode maupun penundaan pemilu.

“Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan lagi mengenai urusan penundaan, urusan perpanjangan. Enggak!” kata Presiden.

Editor: Fariz Abdullah

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler