Connect with us

Berita Terbaru

Warga Cigatel Kesal selama Puasa Kampungnya Malah Dijadikan Tempat Berjudi, Ini yang Terjadi setelah Lapor Polisi

Published

on

Barang bukti kasus perjudian di polsek pasar kemis

Foto Ilustrasi: Barang bukti kasus perjudian yang disita Polsek Pasar Kemis.(Istimewa)

Serang – Warga Kampung Cigatel, Desa Kramatjati, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, kesal lantaran kampung mereka kerap dijadikan tempat berjudi sejumlah orang.

Bahkan, selama Ramadan aktivitas perjudian justru malah semakin menjadi-jadi. Warga pun akhirnya melaporkan hal tersebut ke Polsek Kragilan.

Mendapatkan laporan warga, jajaran Polsek Kragilan bertindak cepat. Tiga pelaku perjudian yang sedang asyik berjudi disergap Unit Reskrim Polsek Kragilan Polres Serang di Gubuk Mess, Kamis, 14 April 2022 sekira pukul 15.00 WIB.

Ketiga tersangka masing-masing TH (44), MT (29), dan ANW (24). Ketiganya ditahan di Polsek Kragilan.

BACA :  Jangan Dicontoh! Nekat Cegat Truk Trailer yang Melintas di JLS, Remaja di Cilegon Tewas Terlindas

Kapolsek Kragilan Kompol Yudi Wahyu Hindarto mengatakan, para tersangka digerebeg Unit Reskrim Polsek Kragilan Polres Serang saat berjudi cemeh. Dari tiga tersangka diamankan barang bukti kartu domino satu set, serta uang taruhan Rp 370 ribu.

“Ketiga tersangka diamankan personil Unit Reskrim Polsek Kragilan Polres Serang saat berjudi di dalam gubuk mess,” tutur Yudi Wahyu Hindarto, Senin 18 April 2022.

Penangkapan ini, lanjut Yudi, merespons keresahan masyarakat setempat lantaran ada sekelompok orang bermain judi.

“Jadi warga kesal lantaran di bulan Ramadan masih saja ada yang judi,” jelas Yudi didampingi Kanit Reskrim Iptu Feri Andriyana.

Tim yang melakukan penyergapan, dipimpin Panit II Aiptu Sarsono. Saat disergap mereka tak melakukan perlawanan.

BACA :  Amankan MID, Polisi Tangkap Pengedar Ganja di Tangsel

“Tiga orang berhasil diamankan tanpa perlawanan. Kami mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan yang berpotensi mengganggu Kamtibmas, terlebih berjudi di bulan suci Ramadan,” imbau Yudi.

Kepada masyarakat, Yudi juga berharap agar tidak segan-segan melapor jika mendapati adanya aktivitas ataupun kegiatan yang berpotensi menganggu kamtibmas.

“Kami tegaskan akan menindak tegas dan tidak akan mentolerir selalu bentuk kegiatan yang berpotensi mengganggu kamtibmas, terlebih narkoba dan judi,” tegasnya.

Sementara Kanit Reskrim Iptu Feri Andriyana menambahkan, dari hasil pemeriksaan, ketiga tersangka mengaku iseng-iseng berjudi.

Meski demikian, akibat ulahnya tersebut ke tiga tersangka dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

“Para tersangka mengaku iseng sambil menunggu waktu. Hanya karena iseng, para tersangka terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara sesuai Pasal 303 KUHP,” tandasnya. 

BACA :  Polri Kirim Empat SSK Bantu Korban Bencana Gempa NTB

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler