Connect with us

Berita Terbaru

Wih Mobil ‘Sultan’ Bebas Nyelonong ke Pelabuhan Merak Tanpa Antre, Pemudik Meradang

Published

on

Sejumlah pemudik mendatangi petugas kapal di dermaga III Pelabuhan Merak. Kedatangan mereka tidak lain untuk memprotes karena terdapat mobil yang nyelonong masuk tanpa harus antre. (Istimewa)

Cilegon- Sejumlah pemudik berbondong-bondong mendatangi petugas pelayanan kapal yang berada di dermaga III Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu, 30 April 2022.

Kedatangan mereka untuk memprotes adanya salah satu kendaraan yang bebas masuk ke dalam kapal tanpa harus antre.

Kabarnya, mobil tersebut menyerobot antrean lalu leluasa masuk ke kapal KMP Windu Karsa bak seorang ‘Sultan’.

Pukul 15.00 WIB, para pemudik yang didominasi para pengguna mobil pribadi pun langsung melakukan protes.

Surya salah seorang pemudik, asal Jakarta mengungkapkan jika ia merasa kesal terdapat salah satu kendaraan yang langsung masuk kedalam kapal tanpa mengantri terlebih dahulu.

BACA :  Lagi-lagi Ekonomi dan Perselingkuhan Jadi Faktor Penyebab 2.647 Pasutri di Serang Jadi Duda dan Janda

Ia menduga terdapat permainan yang dilakukan petugas pelayanan kapal sehingga mobil tersebut bisa langsung naik kekapal.

“Sebelah sini (kiri) jalannya dibelakang terus, dari kanan terus (yang masuk kapal), ini ada permainan kami bisa marah” ungkapnya.

Surya mengatakan ia sangat kesal dengan sikap petugas pelayanan kapal. Pasalnya jika dirinya sudah 4 jam lebih tiba di Pelabuhan Merak tetapi belum juga masuk kapal, ditambah antrean yang semrawut.

“Dari jam 11:00 sampai 15:00 belum masuk kedalam kapal,”tandasnya.

Saat dikonfirmasi Manajer Operasional PT Windu Karsa Cabang Merak, Togar Napitupulu mengatakan, adanya kericuhan di Dermaga 3 Pelabuhan Merak dianggapnya dinamika dalam pelayanan.

Ia menegaskan jika petugas kapal Adinda Windu Karsa telah diwanti-wanti untuk tidak bermain-main dalam pelayanan.

BACA :  Besok, Presiden Jokowi Dijadwalkan Tinjau Waduk Karian

“Kalau ada pungli saya sikat, tetapi kalau adanya kesalahan sedikit harap dimaklumi,” tegasnya.

Togar meminta baik pemudik maupun petugas kapal saling memaklumi.

“Kita harus saling memaklumi, pemudik juga berjam-jam macet, kita juga sama petugas kita banyak yang tidak tidur, saling memaklumi saja,”tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler