Connect with us

Berita Utama

Viral Polisi Sangar Pencekik dan Penggigit Perempuan, Reserse Kawakan di Tanah Jawara Turun Tangan

Published

on

Video viral wanita muda di Kota Serang dipukuli polisi. (Istimewa)

Serang – Sebuah video yang diposting akun tiktok @brilliani99 mendadak viral. Hanya dalam tempo 24 jam sejak diposting, video mendapatkan 540.000 viewer.

Dalam video, seorang perempuan memperlihatkan sejumlah luka lebam, diduga akibat tindakan penganiayaan oleh oknum anggota Polri berinisial MFS berpangkat bripda yang bertugas di Sat Samapta Polres Serang Kabupaten.

Pada Minggu, 8 Mei 2022, BantenHits.com menelusuri kejadian tersebut dan mendapatkan konfirmasi langsung dari LN, ibunda perempuan dalam video tersebut.

“Iya benar apa adanya seperti yang di postingan oleh anak saya di akun Tiktok,” jelasnya kepada BantenHits.com.

Polisi Sudah Terima Laporan

BACA :  Ucuy Pilih Bungkam Soal Ancaman PAW yang Dilontarkan Iti

Kasus dugaan penganiayaan oleh MFS telah dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Serang Kota oleh sang pacar berinisial ESB bersama keluarganya beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal ini, Kasatreskrim Polresta Serang Kota AKP David Adhi Kusuma mengaku bahwa sudah menerima laporan dari korban ESB.

David Adi yang dikenal sebagai reserse kawakan di Banten ini, mengaku tengah mendalami kasus tersebut.

“LP sudah kami terima,kami sedang dalam proses LP tersebut” katanya kepada BantenHits.com melalui pesan singkat, Kamis 12 Mei 2022.

Berdasarkan pengakuan keluarga korban kepada BantenHits.com, hubungan MFS dengan korban terjalin dari tahun 2018.

Sedangkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh MFS kepada korban mulai terjadi pada Juni 2020. Kekerasan itu dilakukan berulang kali dan terakhir dilakukan pada April 2022 di Rumah Makan Selat Sunda, KM 7 Pal 4, Jl. Raya Serang – Pandeglang, Sukajaya, Curug, Serang.

BACA :  Kejar Target Pandeglang Keluar Daerah Tertinggal, Irna Tak Sempat Urus Suami

Penganiayaan yang diterima korban terjadi di beberapa tempat yang berbeda dengan cara memukul, melempar, mengigit bahkan mencekik korban sehingga korban mengalami luka lebam bekas pukulan, luka robek dan dan memar.

Untuk pertama kali, korban melaporkan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum MFS ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Serang Kota Senin, 28 Maret 2022.

Kemudian karena bujuk rayu pihak keluarga pelaku yang berjanji akan menikahi korban maka laporan tersebut dimusyawarahkan alias dicabut.

Tetapi selang beberapa hari dari dicabutnya laporan tersebut pelaku menyatakan kepada korban, dirinya membatalkan niat untuk menikahi korban.

Bahkan, pelaku kembali melakukan penganiayaan. Keluarga pelaku juga datang ke rumah korban dan membuat pernyataan membatalkan pernikahan yang semula dijanjikan pelaku pada saat membujuk korban untuk mencabut laporan.

BACA :  Nafkah Keluarga Bos Tambak Udang di Kabupaten Tangerang Bermasalah Lalu Lapor Polisi, Ternyata ...

Atas kejadian tersebut korban kemudian membuat laporan kedua ke unit PPA Polres Serang Kota dan Yanduan Propam Polda Banten.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler