Connect with us

Berita Terbaru

Proyek JHL Group di Citeureup Pandeglang Diresmikan Pejabat Tapi Izin Belum Keluar, Politisi Gerindra Minta Investor Taat Aturan

Published

on

Perkebunan valini di Citeureup Kabupaten Pandeglang diduga tak berizin. (BantenHits.com/ Samsul Fatoni)

Pandeglang – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang, Erin Fabiana Anshorie meminta investor yang akan berinvestasi di wilayah Pandeglang, harus memiliki etika dan menghargai pemerintah daerah, salah satunya taat aturan yang ada.

Pernyataan politisi Partai Gerindra ini muncul, menyusul adanya aksi penolakan dari Forum Pemuda Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang kepada JHL Grup yang akan berinvestasi di daerahnya yakni perkebunan vanili.

“Harus ada komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dengan investor. Investor harus menghargai regulasi yang ada, pemerintah daerah juga harus bisa memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan berinvestasi,” ungkap Erin Fabiana Anshorie, Jumat 13 Mei 2022.

BACA :  Tol Serang - Panimbang Jadi Tempat Balapan Liar, Petugas Sita Mobil Berisi Miras

Tujuan dibukanya keran investasi di daerah, lanjutnya, adalah untuk kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama warga di sekitar tempat perusahaan tersebut. 

Meski pihaknya belum sepenuhnya mengetahui sejauh mana proses perizinan perkebunan vanili di Kecamatan Panimbang itu. Namun yang pasti kata dia, persoalan itu pernah dibahas di Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang.

“Kami meminta JHL Grup menempuh segala perizinan dan taat regulasi. Jika memang belum mengurus perizinan, maka harus segera menyelesaikannya. Jangan sampai membangun perusahaan dahulu, kemudian mengurus izin belakangan,” ujarnya. 

Terkait dengan adanya tuntutan warga yang mengatasnamakan Forum Pemuda Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Erin menyebut wajar selama tuntutan itu tidak melanggar aturan.

BACA :  Pelaku Penyembelih Sembilan Kerbau di Cilegon Diburu Polisi; Lebih dari Dua Orang

“Tujuan investasi itu kan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Bukan hanya demi kepentingan dan keuntungan investor saja,” tuturnya. 

Politisi Gerindra itu juga menjelaskan, Pemkab Pandeglang juga aktif memberikan pemahaman dan informasi kepada masyarakat dan memberikan kenyamanan dan keamanan kepada investor.

“Yang saya bingung, proyek itu sudah diresmikan tapi perizinan belum sepenuhnya diurus. Ini awal mula gejolak. Pemerintah daerah harus jadi jembatan kepentingan investor dengan rakyat. Ini penting demi terciptanya iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Pandeglang,” jelasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler