Connect with us

Berita Terbaru

Pekik ‘Tempur’ Loyalis Prabowo Mulai Menggaung; Ulama Mendukung, Purnawirawan Mulai Turun Gunung

Published

on

Aktivis Pemuda NU Kota Tangerang Sambut Baik Pemberian Kartu NU untuk Prabowo Subianto

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto saat berkegiatan dalam Pilpres 2014 lalu. (Foto: Google)

Jakarta – Sinyal dukungan politik Presiden Indonesia Joko Widodo dianggap sudah terbaca saat menghadiri kegiatan rakernas relawan Pro Jokowi (Projo).

Dalam kegiatan tersebut, Jokowi memberikan kode tokoh yang akan dijagokan oleh Projo untuk maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024 bisa jadi salah satu dari tokoh yang turut hadir dalam acara rakernas tersebut.

Namun, Jokowi meminta agar Projo tak terburu-buru menentukan dukungan kepada calon yang akan diusung.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menilai, pernyataan yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada saat kegiatan rakernas Projo merupakan hal yang wajar.

“Apa yang disampaikan Pak Presiden kita juga sudah. Kami lebih dalam. Dan tidak ada sesuatu yang luar biasa,” kata Dasco di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 25 Mei 2022 seperti dikutip BantenHits.com dari Kompas.com.

Meski begitu, Wakil Ketua DPR itu juga meminta agar kader Gerindra tetap bersatu menanggapi hal itu.

BACA :  Usulkan Tiga Raperda Baru ke DPRD, Bupati Serang Ungkap Hal Ini

“Saya pikir kami tetap mengimbau kepada kader Gerindra seluruh indonesia untuk tetap mengencangkan barisan dan bekerja seperti biasa,” ujarnya.

Dukungan Ulama

Dilansir detik.com, sehari setelah pernyataannya di gedung parlemen, Sufmi Dasco yang juga Ketua Bappilu Partai Gerindra, memimpin Deklarasi Prabowo Presiden 2024 di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sufmi Dasco menyebut, deklarasi ini sekaligus pengukuhan pengurus DPD tingkat Kalimantan Selatan yang baru.

“Pada hari ini deklarasi Prabowo presiden dideklarasikan oleh Partai Gerindra Kalimantan Selatan sekaligus pengurus DPD Partai Gerinda Kalimantan Selatan dengan Ketua DPD Hj Mariana,” kata Dasco, Kamis, 26 Mei 2022.

Selain Dasco, hadir sejumlah pengurus pusat Partai Gerindra dalam deklarasi tersebut. Mereka di antaranya Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Desmond J Mahesa, Ketua Bidang OKK Gerindra Prasetyo Hadi, anggota Bappilu Wiyadi Wiyanto, Bambang Haryadi, dan Muhammad Rahul.

BACA :  Begini Isi Surat Duka Cita Wali Kota Tangerang untuk Lee Kuan Yew

Dasco menyebutkan, dalam acara tersebut, Guru Bakhiet, ulama besar di Kalimantan Selatan menyampaikan dukungan terhadap Prabowo.

“Sekaligus menerima dukungan dari ulama besar di Kalimantan Selatan terhadap Pak Prabowo, yaitu Guru Bakhiet. Dengan surat yang tertulis bisa dilihat di belakang layar,” ujar Dasco.

Dasco juga berbicara soal koalisi. Menurutnya, Gerindra tidak akan terburu-buru menentukan koalisi.

“Kalau sekarang masih kita konsolidasikan, kita masih juga saling menjajaki antarpartai dan kita tidak mau terburu-buru,” ujar Dasco.

Purnawirawan Turun Gunung

Di hari yang bersamaan, Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) Jakarta Timur menyatakan dukungan terhadap Prabowo Subianto, Sang Mentari Pertahanan Republik Indonesia ini.

PPIR menggelar deklarasi di Sentral Cawang Hotel, Jakarta, Kamis, 26 Mei 2022. Acara deklarasi dihadiri oleh Waketum Gerindra Habiburokhman, Kakorda Brigjen (Purn) Abdurrahman, dan Ketua DPC Gerindra Jakarta Timur Ali Lubis.

BACA :  Parkir Sembarangan, Lalu Lintas Menuju Puspemkab Lebak Semerawut

Para purnawirawan terlihat membentangkan spanduk yang bertulisan ‘Prabowo Presiden 2024’. Sesekali mereka berteriak ‘Prabowo Presiden 2024’.

“Kami Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya se-Jakarta Timur menyatakan mendukung Bapak H Prabowo Subianto untuk menjadi calon Presiden Republik Indonesia di Pemilu 2024. Selanjutnya kami memohon kesediaan Bapak H Prabowo Subianto untuk maju kembali sebagai calon Presiden Republik Indonesia di Pemilu 2024,” kata para purnawirawan.

“Untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang lebih baik, untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang lebih makmur, untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang lebih sejahtera, menjaga keutuhan dan persatuan negara kesatuan Republik Indonesia,” sambung mereka.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler