Connect with us

Berita Terbaru

Anak-anak di Kota Baja Antusias Ikut Haflah Musyahadah, Apa Itu?

Published

on

Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian saat menghadiri acara Haflah Musyahadah. (Istimewa)

Cilegon- Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian membuka Haflah Musyahadah Santri PAUD Al-Qur’an, TKQ dan TPQ Binaan Badan Koordinasi Pendidikan Al-Qur’an dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) Kota Cilegon Tahun 2022 bertempat di The Royale Krakatau, Selasa, 14 Juni 2022

Haflah Musyahadah ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh BKPAKSI Kota Cilegon, dalam rangka memberikan apresiasi dan motivasi kepada para santri TKQ, TPQ dan PAUD Al-Qur’an yang telah berhasil menjalani masa pembelajarannya dengan baik. Pada tahun ini Haflah Musyahadah diikuti sebanyak 995 peserta yang terdiri dari PAUD Al-Qur’an 7 orang, TKQ 120 orang dan TPQ 868 orang.

“Anak – anak sejak dini harus dibekali pendidikan agama, sebab pendidikan agama sangat penting untuk menumbuhkan agar supaya anak – anak dapat menjadi pribadi yang saleh dan salehah sehingga nanti akan tercipta SDM yang memiliki moral, etika dan budi pekerti yang tinggi dimana hal itu dapat menunjang pembangunan daerah yang lebih baik sebab didukung oleh pribadi yang bertanggung jawab baik kepada negara, agama dan keluarga,” jelasnya.

BACA :  Pandemi Corona, Open House di Pendopo Bupati Lebak Ditiadakan

Lebih lanjut, Helldy menghimbau kepada guru – guru TKQ, TPQ dan Paud Al-Qur’an untuk meningkatkan keikhlasan dalam mengajar dan mendidik anak – anak.

“Ilmu tinggi akhlak dan adab rendah itu tidak akan menjadikan kita apa – apa, maka kita harus membangun akhlak sejak dini khususnya untuk anak – anak Cilegon ini,”katanya.

“saya minta kepada guru – guru terutama yang mengajar dan mendidik anak – anak kecil ini agar supaya ikhlas dalam memberikan pendidikan sehingga bisa menjadikan anak – anak Cilegon ini menjadi generasi emas kedepannya,”sambungnya.

Helldy berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi wali santri untuk terus berupaya dalam memberikan pendidikan yang layak bagi anak – anaknya.

BACA :  Tujuh Penghuni Lapas Cilegon Dijemput Polisi terkait Tewasnya Andriyana

“Saya harap kepada seluruh pihak terutama orang tua dan guru agar supaya bersama – sama meningkatkan kualitas pendidikan kepada generasi penerus kita, sebab hal ini bukan hanya menjadi peran dan kewajiban dari pemerintah daerah saja tetapi peran orang tua dan gurulah yang sangat penting dalam memberikan pendidikan kepada anak – anak kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Perwakilan Wali Santri dari TPQ Al-Furqon 3 Kecamatan Citangkil, Ratu Rian Apriani menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru – guru yang telah sabar dalam membimbing dan mendidik para santri.

“Saya sampaikan terima kasih kepada ustadz dan ustadzah yang sudah berjasa, sabar dan penuh kasih sayang dalam mendidik dan membimbing anak – anak kami, sehingga diharapkan anak – anak kami kedepan dapat tumbuh menjadi generasi yang baik yang bisa membanggakan ustad dan ustadzah, orang tua serta pemerintah,” pungkasnya.

BACA :  Tokoh Muda Idola Millenials, Emak-emak, Pelaku UMKM hingga Petani di Banten Ini Ternyata Cawapres Terfavorit

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden Nasional BKPAKSI Pusat, KH. Moh. Jazir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cilegon, Lukmanul Hakim, Ketua dan Pengurus BKPAKSI Provinsi Banten, Ketua BKPAKSI Kota Cilegon beserta jajaran, Perwakilan MUI Kota Cilegon dan Wali Santri TKQ, TPQ dan PAUD Al-Qur’an. (*)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler