Connect with us

Berita Terbaru

Pemkab Serang Bentuk Tim Khusus Tangani Stunting; Namanya TPPS

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat di DPRD Kabupaten Serang. Tiga Raperda usulan Bupati Serang disetujui DPRD Kabupaten Serang, salah satunya soal UMKM. (Istimewa)

Serang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus berupaya menekan angka stunting yang terjadi di wilayahnya. Hal itu dilakukan demi menjaga tumbuh kembang kecerdasan anak.

Bupati Serang, Ratu Ratu Chasanah mengatakan, kasus stunting bukan penyakit yang harus diobati namun dicegah. Pasalnya, jika anak sudah terjangkit stunting maka tidak bisa disembuhkan.

“Stunting bukan hanya kecil pada fisik tapi yang sangat bahaya adalah juga pada kecerdasan anak,jadi harus dijaga pada fisik tapi yang sangat bahaya itu pada kecerdasan anak, jadi harus dijaga demi masa depan,” ucapnya. Selasa, 14 Juni 2022.

BACA :  Gara-gara Kebiasaan Bangun Tidur Buka HP, Warga Aweh Lebak Sadar Telah Alami Hal Ini

Tatu menegaskan, Pemkab Serang terus melakukan upaya untuk menurunkan angka stunting dengan melibatkan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kita bagi tugas seperti persoalan air bersih ke Perkim, soal pangan melalui Pertanian dan ketahanan pangan, sedangkan untuk peningkatan perekonomian PU dengan pembangunan jalannya, dan tugas ini harus dibagi ke masing-masing OPD,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Agus sukmayadi mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan terjadinya kasus stunting adalah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang akan fokus di sepuluh Desa.

“Tim ini dibentuk untuk melakukan pendampingan pada ibu hamil dan jika ada anak yang terkena stunting maka akan dibantu penambahan gizinya,” kata Agus.

BACA :  Aksi Mahasiswa Tak Surut Meski Interpelasi Bank Banten Gagal dan Gugatan Dicabut, DPRD Dihadiahi Keranda Mayat dan Tomat Busuk

Kemudian, lanjut Agus, TPPS juga bertugas memberikan informasi kepada remaja agar menjaga kebersihan tentang reproduksi dan kepada pasangan calon pengantin diberikan pemahaman agar menjaga kesehatan saat hamil.

“Kemudian kami berikan Imunisasi secara lengkap kepada balita,” ujarnya.

Editor: Fariz Abdullah



Muhammad Uqel Assathir menggeluti dunia jurnalistik sejak menjadi aktivis kampus. Uqel--begitu dia biasa disapa-- menghabiskan waktu selama kuliah untuk menyelami dunia pergerakan mahasiswa dan jurnalistik kampus. Pria asal Kabupaten Serang ini memiliki ketertarikan juga terhadap dunia desain.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler