Connect with us

Berita Terbaru

Pemkab Serang Tanam 1.050 Pohon di Eks Lokasi Longsor

Published

on

Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa saat menanam pohon di Kecamatan Waringinkurung. (istimewa)

Serang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menanam 1.050 pohon di Kampung Sitoru, Desa Sasahan, Kecamatan Waringinkurung tepatnya di Bukit Sulanjana.

Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa mengatakan, penanaman pohon dengan di pusatkan di Desa Sasahan, karena kebetulan daerah tersebut mengalami longsor seluas sepuluh 10 hektare.

“Makanya dengan memperingati hari lingkungan hidup sekarang ini segera ditindaklanjuti dengan aksi penanaman 1000 pohon di wilayah Sasahan,” ujarnya, Kamis 16 Juni 2022.

Pandji berharap, penanaman ribuan pohon bukan hanya sekedar simbolis saja. Akan tetapi pohon yang sudah ditanam itu harus tumbuh dan sampai menjadi besar.

BACA :  Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Angkasa Pura Diminta Bongkar Warem di Perimeter Selatan

“Pelaksanaan di Sasahan ini hanya simbolis, tapi esensinya adalah peringatan hari lingkungan hidup se Kabupaten Serang. Oleh karena itu penanaman sekarang ini di ikuti juga penanaman pohon di Kecamatan Cinangka, Mancak, Baros dan Anyer, kita menanam juga disana,” terangnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Serang Prauri mengatakan, untuk saat ini jumlah pohon yang di tanam sebanyak 1050 pohon dari berbagai jenis baik itu pohon durian, rambutan, mangga, sawo, dan pohon jambu. Dengan di tanami pohon pada wilayah tersebut agar dapat menstabilkan konstruksi lahan pasca terjadinya longsor.

“Karena ini paska longsor jadi kami punya pemikiran kalau ini tidak segera di realisasi (penanaman) pohon khawatir terjadi longsor lagi, dan berdampak ke rumah penduduk. Makanya kita fokuskan di desa ini sebagai antisipasi terjadinya longsor,” ujarnya.

BACA :  Gunakan Celurit Berhuruf Arab, Geng Katak Beracun Yakini Mampu Taklukan Musuh

Editor: Fariz Abdullah



Muhammad Uqel Assathir menggeluti dunia jurnalistik sejak menjadi aktivis kampus. Uqel--begitu dia biasa disapa-- menghabiskan waktu selama kuliah untuk menyelami dunia pergerakan mahasiswa dan jurnalistik kampus. Pria asal Kabupaten Serang ini memiliki ketertarikan juga terhadap dunia desain.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler